Makna Takabur Prespektif M. Quraish Shihab Dalam Tafsir Al-Mishbah
Abstract
Salah satu aspek batin manusia yang menjadi titik fokus Al-Qur'an adalah kesehatan jiwa dari penyakit takabur sifat dan perilaku takabur telah lama terjadi sejak kewujudan manusia pertama Nabi Adam as iblis telah dengki dengan penciptaan Nabi Adam as. Para ulama sendiri berbeda pendapat mengenai pengertian takabur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis penafsiran tafsir Al-Mishbah karya M.Quraish Shihab pada ayat yang membahas tentang takabur, serta mengetahui relevansi yang terjadi di era sekarang ini.Penelitian ini memberikan arahan atau wawasan baru bagi pembacanya dan yang paling utama menjauhkan atau meminimalisir masyarakat untuk tidak berbuat takabur karena dampaknya sangat besar untuk diri sendiri maupun terhadap orang lain. Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatifndengan jenis penelitian kepustakaan (library reseach). Adapun jenis penelitiannya adalah deskripsi analisis. Makna Takabur menurut M.Quraish Shihab dalam tafsirnya A-Mishbah adalah kesombongan memandang diri lebih baik dari yang lain. Banyak orang yang tidak menyadari atau merasa bahwa apa yang mereka lakukan itu adalah sebuah kesombongan dan keangkuhan, mereka terlalu menikmati apa yang mereka punya dan melupakan dari mana mereka mendapatkan apa yang mereka punya.







