Hubungan Konsumsi Jantung Pisang Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Masa Nifas di Kelurahan Rambung Barat Kecamatan Binjai Selatan

Authors

  • Rini Susanti Akademi Kebidanan Langkat

Abstract

Menurut statistik dari WHO (World Health Organization), 44 persen  BBL ( bayi baru lahir) dirawat dalam waktu satu jam setelah melahirkan (WHO, 2015). Kelurahan Rambung Barat Kecamatan Binjai Selatan Tahun 2022 masih terdapat ibu nifas yang ASI nya tidak lancar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan konsumsi jantung pisang tehadap peningkatan produksi ASI pada ibu masa nifas di Kelurahan Rambung Barat Kecamatan Binjai Selatan Tahun 2022. Penelitian ini dilakukan Di Kelurahan Rambung Barat Kecamatan Binjai Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas tahun 2022  dan sampel sebanyak 30 responden dengan teknik total population. Teknik dan cara pengumpulan data dengan menggunakan lembar kuersioner. Analisis data dengan  menggunakan data univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan uji statistik dengan uji-square didapatkan nilai p value 0,000<0,05 yang menunjukan adanya hubungan konsumsi jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan konsumsi jantung pisang terhadap peningkatan produksi ASI. Diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan konseling khususnya pada ibu nifas atau setelah  melahirkan.

Downloads

Published

2023-08-25

How to Cite

Susanti, R. (2023). Hubungan Konsumsi Jantung Pisang Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Masa Nifas di Kelurahan Rambung Barat Kecamatan Binjai Selatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 1500–1509. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3626