Internalisasi Multikultur Sebagai Pondasi Ketahanan Sosial Budaya Di Desa
Abstract
Indonesia memiliki sejarah panjang konflik yang menuduh agama sebagai varian utama. Perbedaan agama telah menghilangkan toleransi di antara orang-orang yang beriman. Penelitian ini mengkaji tentang pembentukan toleransi di Desa Sidoasri dimana kehidupan pemeluk agama Kristen dan Islam berdampingan. Penelitian ini menunjukkan bahwa toleransi beragama selalu dibangun melalui proses panjang setelah melewati berbagai konflik. Dogma agama tidak pernah menjadi konflik varian tunggal. Faktor sosial, budaya, politik, ekonomi merupakan faktor penentu bentuk toleransi beragama
Downloads
Published
2023-08-31
How to Cite
Sutopo, D. (2023). Internalisasi Multikultur Sebagai Pondasi Ketahanan Sosial Budaya Di Desa. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 3278–3293. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3599
Issue
Section
Articles







