Bentuk Adaptasi Masyarakat Suku Bajo Terhadap Pola Ruang Permukiman Di Pesisir Desa Waburense Kecamatan Mawasangka Buton Tengah

Authors

  • Rosmawati Taherong Universitas Muhammadiyah Buton
  • Herlina Herlina Pelita Nusantara Buton
  • Unhalludin T. Kurniawan Universitas Muhammadiyah Buton
  • Edison Edison Universitas Muhammadiyah Buton
  • Melda Widya Universitas Muhammadiyah Buton

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk adaptasi sosial suku Bajo terhadap pola ruang pemukiman darat di desa Waburense. Permasalahan pokok penelitian ini adalah terdapat perubahan pola kehidupan yang berbeda dengan kebiasaan hidup dilaut dan didarat baik dari aspek sosial maupun dari aspek ekonomi sehingga masyarakat dituntut untuk bisa beradaptasi dengan kondisi yang ada. Penelitian dilakukan dengan model deskriptif kualitatif dalam pengumpulan data sampel ditentukan melalui pusposive sampel melalui responden terpilih, yang kemudian dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam terhadap cara hidup yang baru. Hasilnya menunjukkan: (1) masyarakat Bajo mulai menunjukan kualitas hidup yang meningkat dan mampu berkolaborasi dengan sistem sosial dilingkungan darat, (2) perbedaan pemukiman baru memberi keselerasian pada pola hidup yang rapih dan teratur dengan kesadaran diri tinggi pada setiap individunya, (3) bentuk penyesuaian dengan adaptasi sosial membawa pengaruh positif dalam membentuk ragam budaya dan toleransi bersama dalam ruang pemukiman darat.

Downloads

Published

2023-08-13

How to Cite

Taherong, R., Herlina, H., Kurniawan, U. T., Edison, E., & Widya, M. (2023). Bentuk Adaptasi Masyarakat Suku Bajo Terhadap Pola Ruang Permukiman Di Pesisir Desa Waburense Kecamatan Mawasangka Buton Tengah. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 10205–10218. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3362