Pengembangan Agroforestri Berbasis Kakao Menggunakan Pengetahuan Tradisional Di Perbatasan Indonesia-Malaysia (Studi Kasus Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur)

Authors

  • Awaluddin Aziz Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Aris Pudji Hadi Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Muhammad Furkan Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Belasius Anyeq Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Krista Tala Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Veronica Carolina Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Ria Andiana Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Yuliara Limbong Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Nurjannatul Ma'wa Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Ainun Jariah Safitri Tim Studi KPHL Batu Rook, Kalimantan Timur, Indonesia

Keywords:

Kakao, Pengetahuan Tradisional, Agroforestri, Good Agricultural Practice (GAP)

Abstract

Agroforestri merupakan suatu sistem penggunaan lahan yang menggabungkan tanaman pertanian dengan pohon-pohonan dalam satu kawasan. Kakao merupakan komoditas perkebunan penting dengan peran signifikan dalam perekonomian Indonesia. Meskipun demikian, produksi kakao mengalami fluktuasi dan menurun dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan agroforestri berbasis kakao dengan memanfaatkan pengetahuan tradisional di perbatasan Indonesia-Malaysia, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur. Studi ini menganalisis luas areal dan produksi kakao serta praktik budidaya dan konservasi yang dilakukan oleh petani kakao rakyat di Kabupaten Mahakam Ulu. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pengetahuan tradisional yang dimiliki masyarakat setempat dengan menggunakan data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui diskusi kelompok terfokus, pemetaan partisipatif, wawancara informan kunci, dan wawancara rumah tangga. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang praktik budidaya dan konservasi kakao rakyat di wilayah tersebut, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan perkebunan kakao di Kabupaten Mahakam Ulu dan Kalimantan Timur secara keseluruhan.

Downloads

Published

2023-08-07

How to Cite

Aziz, A., Hadi, A. P., Furkan, M., Anyeq, B., Tala, K., Carolina, V., … Safitri, A. J. (2023). Pengembangan Agroforestri Berbasis Kakao Menggunakan Pengetahuan Tradisional Di Perbatasan Indonesia-Malaysia (Studi Kasus Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 8995–9008. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3206

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.