Penerapan Kebijakan 2 Jam Masuk Kerja DKI (Pagi & Siang) sebagai Dampak terhadap Produktivitas, Lalu Lintas, dan Kualitas Hidup Masyarakat di Kota Metropolitan

Authors

  • Lingga Pranita Universitas Sahid Jakarta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan kebijakan jam masuk kerja fleksibel DKI (pagi & siang) terhadap produktivitas karyawan, lalu lintas di kota metropolitan, dan kualitas hidup masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif sebagai teknik pengumpulan data. Responden yang terlibat adalah para pegawai yang terpengaruh oleh kebijakan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kebijakan jam masuk kerja fleksibel berdampak positif pada produktivitas karyawan. Mayoritas responden merasa lebih termotivasi dan fokus dalam bekerja karena dapat memilih jam masuk kerja yang sesuai dengan ritme tubuh dan menghindari kemacetan lalu lintas pada jam-jam sibuk. Selain itu, kebijakan ini memungkinkan karyawan mencapai keseimbangan kerja-hidup yang lebih baik dengan memiliki waktu untuk aktivitas pribadi di luar pekerjaan. Dampak pada lalu lintas juga terlihat dengan berkurangnya kepadatan pada jam-jam puncak, meskipun masih diperlukan langkah-langkah lain untuk mengatasi masalah lalu lintas secara holistik. Selain itu, kualitas hidup masyarakat juga meningkat karena lingkungan kerja yang lebih santai dan keseimbangan kerja-hidup yang lebih baik. Dengan dukungan pemerintah, pengukuran kinerja yang adil, dan pembinaan karyawan, kebijakan ini memiliki potensi untuk memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi kota metropolitan.

Downloads

Published

2023-08-25

How to Cite

Pranita, L. (2023). Penerapan Kebijakan 2 Jam Masuk Kerja DKI (Pagi & Siang) sebagai Dampak terhadap Produktivitas, Lalu Lintas, dan Kualitas Hidup Masyarakat di Kota Metropolitan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 1257–1268. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3027