Analisis Sistem Perawatan Bucket Elevator Pada Cement Mill 1 Berdasarkan Penentuan Komponen Kritis di PT. LCI

Authors

  • Mika Sri Wahyuni Universitas Islam Indonesia
  • Siti Elia Sastri Universitas Syiah Kuala

Abstract

Lafarge Cement Indonesia (LCI) merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang semen yang sebelumnya bernama PT. Semen Andalas Indonesia (SAI) yang terletak di Lhoknga. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui system perawatan mesin serta mengetahui penyebab downtime dan cara maintenance pada alat – alat pendukung produksi pada PT. Lafarge Cement Indonesia (PT. LCI). Metode yang digunakan adalah RCM  (Reliability   Centered   Maintenance) dan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Permasalahan utama adalah diketahui bahwa bucket elevator mempunyai nilai persentase downtime terbesar yaitu 71,027% sehingga dengan demikian dapat disimpulkan bahwa komponen kritis pada cement mill 1 adalah bucket elevator. downtime sering terjadi dikarenakan terdapat masalah pada alarm seperti overload current atau kelebihan aus dan high current alarm. System Maintenance yang dilakukan adalah dengan melakukan preventive maintenance dan corrective maintenance. Durasi untuk setiap pekerjaan paling cepat 8 jam dan paling lama sekitar 16 jam. Dengan mengetahui penyebab downtime serta perawatan pada downtime maka dapat mengurangi downtime dimasa mendatang dan meningkatkan keandalan mesin yang merupakan salah satu faktor produksi, selagi mengendalikan biaya.

Downloads

Published

2023-07-28

How to Cite

Wahyuni, M. S., & Sastri, S. E. (2023). Analisis Sistem Perawatan Bucket Elevator Pada Cement Mill 1 Berdasarkan Penentuan Komponen Kritis di PT. LCI. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(3), 6918–6935. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/2157