Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dalam Mengurangi Kemiskinan Di Desa S-2 AEK Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu

Authors

  • Dinda Melda Febrini Prodi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Sumatera Utara
  • R. Sally Marisa Sihombing Prodi Ilmu Administrasi Publik, Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v6i1.21388

Abstract

Abstrak

Program bantuan sosial yang disebut Bantuan Langsung Tunai (BLT) resmi diperkenalkan pada tahun 2005. Di Indonesia, pemerintah desa mengawasi BLT dan mendapatkan dana dari Dana Desa pemerintah federal. Bantuan tunai diberikan kepada keluarga berpenghasilan rendah atau kurang mampu melalui proses musyawarah desa yang unik, yang memverifikasi calon penerima manfaat dan melaporkannya ke tingkat kabupaten dan kecamatan. Studi ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan pencatatan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pendekatan Teori Efektivitas Campbell J.P. yang mencakup Keberhasilan Program, Keberhasilan Target, Kepuasan Program, Tingkat Input dan Output, dan Pencapaian Tujuan Keseluruhan digunakan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahapan pencapaian tujuan program BLT di Desa S-2 Aek Nabara telah terlaksana dengan baik dan sesuai tujuan program. Peserta BLT menerima bantuan sesuai jumlah tanpa potongan, namun masih terdapat ketidaktepatan sasaran dan pada tahun 2025 terjadi pemangkasan 15%. Bantuan BLT cukup bermanfaat bagi masyarakat meskipun jumlahnya sedikit, namun ada penerima yang menyalagunakan bantuan untuk kesenangan pribadi, dan ketergantungan masyarakat terhadap BLT dapat menurunkan inisiatif untuk meningkatkan taraf hidup melalui usaha produktif.

Kata Kunci : Efektivitas, Program Bantuan Langsung Tunai (BLT), Kemiskinan.

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Febrini, D. M., & Sihombing, R. S. M. (2026). Efektivitas Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dalam Mengurangi Kemiskinan Di Desa S-2 AEK Nabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu. Innovative: Journal Of Social Science Research, 6(1), 14–30. https://doi.org/10.31004/innovative.v6i1.21388