Residu Demokrasi, Menggali Makna Konflik Sosial Politik Pasca Pemilihan Kepala Desa: Analisis Fenomenologi Empirik

Authors

  • Tiara Dewi Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Gun Gun Gumilar Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rachmat Ramdani Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.21239

Keywords:

Analisis Fenomenologi Empirik, Residu Demokrasi, Konflik Sosial, Partisipasi Masyarakat, Pemerintah Desa

Abstract

Dalam kehidupan masyarakat pedesaan, konflik sosial muncul sebagai akibat dari berbagai faktor, seperti perselisihan kepemilikan lahan, ketidakadilan ekonomi, dan dinamika politik lokal, terutama saat pemilihan kepala desa. Perselisihan dalam pemilihan kepala desa, sebagaimana yang terjadi di Desa Tegalwaru, telah memicu ketegangan yang signifikan, mengakibatkan perpecahan di kalangan warga. Dengan menggunakan metode penelitian fenomenologi Empirik dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara yang dilakukan secara informal dengan masyarakat. Meskipun penelitian ini memiliki keterbatasan terkait waktu dan sumber daya, serta kemungkinan adanya bias dalam pengumpulan data, hasilnya diharapkan memberikan wawasan yang bermanfaat. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dinamika transformasi konflik di tingkat desa, sementara secara praktis, temuan ini dijadikx`an panduan bagi pemerintah desa untuk memperkuat kemampuan mereka dalam mengelola konflik sosial. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat yang signifikan dapat menjadi panduan dalam menciptakan kondisi damai di tengah masyarakat. Selain itu, pendekatan transformasi ini berpotensi menjadi solusi untuk mengatasi situasi serupa di masa depan, sehingga masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan yang mungkin timbul.

References

Ahmed, S. K. (2024). The pillars of trustworthiness in qualitative research. Journal of Medicine, Surgery, and Public Health.

Akbar Kurniadi, T. L. (2019). TRANSFORMASI KONFLIK SOSIAL ANTARA ETNIS BALI DAN LAMPUNG DALAM MEWUJUDKAN PERDAMAIAN DI BALINURAGA, KECAMATAN WAY PANJI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Jurnal Pertahanan & Bela Negara, 91-108.

Alamudin. (2007). Demokrasi dalam Pendidikan: Teori dan Praktik. Jakarta: Pustaka Pelajar.

Bahari., Y. (Bandung). Resolusi Konflik Berbasis Pranata Adat Pamakang dan Pati Nyawa pada Masyarakat Dayak Kanayatn di Kalimantan Barat. 2005: Program PPS Unpad.

Budiarjo, M. (2008). Dasar-dasar Ilmu Politik (Edisi Revisi). Jakarta: Gramedia Pusat.

Butler, M. J. (2009). International Conflict Management. London : routledge.

Creswell, J. W. (2015). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches . SAGE Publications.

Dahrendorf, R. (1958). Toward a Theory of Social Conflict. The Journal of Conflict Resolution, 170-183.

Dahrendorf, R. (1959). Class and Class Conflict in Industrial Society. California: Stanford University Press.

Damsar. (2015). Pengantar Teori Sosiologi. Jakarta: Prenadamedia Grup.

Desa, P. S. (2018, November Minggu). Bupati: yang tidak Puas Gugat Secara Hukum. From Diambil kembali dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang: : https://karawangkab.go.id/berita/pilkades-serentak-67-desa-bupati yang-tidak-puas-gugat-secara-hukum

Dewi, Y. K. (2013). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan. Yogyakarta: UGM Press.

Edi. (2019). MANAJEMEN KONFLIK PASCA PEMILIHAN KEPALA DESA DI DESA ERA BARU KECAMATAN TELLU LIMPOE KABUPATEN SINJAI. Makassar: UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR.

Galtung, J. (1969). Violence, Peace, and Peace Research. Journal of Peace Research, 167–191.

Greig, J. M. (2019). International Conflict Managemenet. Boston: Polity Press.

Hardiman. (2010). Diskursus dan Kekuasaan: Kritik terhadap Filsafat Politik Kontemporer. Yogyakarta: Kanisius.

Haris. (2007). Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah: Reformasi, Perencanaan, dan Tata Ruang. Jakarta: LIPI Press.

Hikam, A. (2019). Dinamika Konflik Politik di Pedesaan: Sebuah Tinjauan Sosiologis. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 145-159.

Kirana. (2009). Teori legitimasi dalam organisasi. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka.

Lederach, J. P. (2003). The Little Book of Conflict Transformation. Intercourse. Good Books.

Mayo, H. B. (1955). An Introduction to Democratic Theory. New York: Oxford University Press.

MD., M. (2019). Demokrasi dan Konstitusi di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Miall, H. R. (2002). Contemporary Conflict Resolution: The Prevention, Management and Transformation of Deadly Conflicts. Cambridge: Polity Press.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. Thousand Oaks. CA: Sage Publications.

Muhtadi. (2020). Vote Buying dalam Pemilu. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Munandar, F. (2021). STRATEGI PENYELESAIAN KONFLIK DALAM PEMILIHAN KEPALA DESA (Studi Kasus Desa Sari Kecamatan Sape Kabupaten Bima Tahun 2019). Bima: Universitas Muhammadiyah Mataram.

Rahman, M. T. (2018). Pengantar Filsafat Sosial. Bandung: Lekkas.

Ritzer, G. &. (2011). Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana.

Rosyada, D. (2004). Paradigma Pendidikan Demokratis . Jakarta: Kencana.

Smith, J. (2020). Conflict Transformation and Rural Governance: Lessons from Southeast Asia. Journal of Rural Studies, 98-115.

Smith, J. A. (2009). Interpretative Phenomenological Analysis: Theory, Method and Research. London: SAGE Publications.

Soetomo. (2014). Pemberdayaan Masyarakat: Membangun Masyarakat, Memberdayakan Rakyat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Subakti. (1992). Memahami ilmu politik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sunarta., J. K. (1997). Integrasi dan Konflik: Kedudukan Politik Jawara dan Ulama dalam Budaya Politik Lokal. Bandung: PPS Unpad Bandung.

Surotinojo. (2009). Partisipasi Masyarakat dalam Program Pembangunan. Jakarta: LIPI Press.

Susan, N. (2009). Sosiologi Konflik: Isu-isu konflik kontemporer (Vol. 1). Jakarta: Kencana.

Suyanto, J. D. (2004). Sosiologi: Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Kencana Media.

Sztompka, P. (2004). Sociology of Social Change. Oxford: Blackwell Publishing.

Utami, G. N. (2021). KONFLIK POLITIK PASCA PEMILIHAN KEPALA DESA SERENTAK TAHUN 2021 DI DESA MASGO KECAMATAN GUNUNG RAYA KABUPATEN KERINCI. Jurnal IPDN.

Weber, M. (1947). The Theory of Social and Economic Organization. Newyork: Oxford University Press.

Zamroni. (2009). Demokrasi, Pendidikan dan Masyarakat Madani. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zamroni. (2011). Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2025-08-31

How to Cite

Dewi, T., Gumilar, G. G., & Ramdani, R. (2025). Residu Demokrasi, Menggali Makna Konflik Sosial Politik Pasca Pemilihan Kepala Desa: Analisis Fenomenologi Empirik. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 12127–12138. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.21239

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)