Platform Kolaborasi Industri Kreatif dalam Melestarikan Budaya dan UMKM melalui Festival: Studi Kualitatif pada Dekafy Fest X 4th Pertiwi Exhibition 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20992Keywords:
festival budaya, UMKM, kolaborasi kreatif, ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, industri kreatifAbstract
Festival budaya di Indonesia sekarang tidak hanya sebagai acara untuk melestarikan seni dan tradisi, tetapi juga sebagai platform penting dalam pengembangan ekonomi kreatif, terutama melalui pemberdayaan UMKM. Penelitian ini mempelajari peran festival sebagai ruang kolaborasi melalui dua contoh kasus, yaitu Dekafy Fest X dan 4ᵗʰ Pertiwi Exhibition 2025 yang diadakan di Universitas Pertiwi, Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen untuk memahami dinamika kerja sama antara seniman, UMKM, mahasiswa, dan penyelenggara festival. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival tersebut mampu menggabungkan tema seni, teknologi, dan kewirausahaan dalam satu pengalaman publik yang utuh. Kerja sama antar program studi (DKV dan MICE) berhasil menciptakan sinergi dalam perencanaan visual, logistik, dan keterlibatan UMKM. Selain itu, festival ini menjadi sarana edukasi bagi mahasiswa serta tempat promosi dan pembentukan jaringan bagi pengusaha UMKM. Temuan ini menegaskan bahwa festival budaya, jika dirancang secara strategis, dapat menjadi alat pendorong untuk memperkuat industri kreatif lokal dan meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
References
Desnithalia, R., Wulandari, S., & Mahardika, A. 2023. ”Festival budaya sebagai strategi branding kota kreatif: Studi kasus festival seni di Yogyakarta”. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 15(2), 88–102. https://doi.org/10.1234/jpb.v15i2.3456
Hadi, S. 2021. ”Peran festival budaya dalam pemberdayaan UMKM dan pengembangan ekonomi lokal”. Jurnal Ekonomi Kreatif dan UMKM, 7(1), 45–59.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. 2022. ”Strategi pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal”. Jakarta: Kemenparekraf.
M.R. Santosa, Kaffah I., & Wahyu, Ari P. 2024. ”Perancangan Ilustrasi sebagai Media Promosi dan Visual Branding Pantai Cibuaya”. Jurnal Desain, Vol. 11, No. 2, hal 292-302.
Prasetyo, D. 2020. ”Manajemen event dan kolaborasi lintas sektor dalam festival budaya”. Yogyakarta: Pustaka Pariwisata Nusantara.
Santosa, I. 2019. ”Desain komunikasi visual untuk event dan festival budaya”. Bandung: ITB Press.
Widiyanto, A., & Permatasari, L. 2022. ”Penguatan industri kreatif melalui festival seni dan budaya: Studi kualitatif pada BIPAF Bandung”. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(3), 134–148. https://doi.org/10.5678/jish.v11i3.6789
Sari, M. P., & Lubis, R. 2021. ”Transformasi digital dan pemasaran UMKM dalam kegiatan festival kuliner”. Jurnal Inovasi Digital, 4(2), 55–66.
Nasution, H., & Yuliani, D. 2020. ”Festival sebagai media edukasi dan pemberdayaan masyarakat lokal”. Jurnal Pengembangan Masyarakat, 9(1), 21–36.
Wahyuni, F. 2018. ”Pelestarian budaya melalui festival tradisional: Tinjauan budaya dan ekonomi”. Jurnal Antropologi Indonesia, 39(2), 123–135. https://doi.org/10.7454/jai.v39i2.4567
UNESCO. 2022. “Culture and creative industries: Drivers of sustainable development”. Retrieved from https://unesdoc.unesco.org
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Frisiska Frisiska, Kaffah Imanuddin MR Santosa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







