Kondisi Beberapa Parameter Oseanografi terhadap Abrasi di Pantai Cemara, Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Authors

  • WD Rasma Universitas Halu Oleo
  • Asmadin Asmadin Universitas Halu Oleo
  • Amadhan Takwir Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20533

Keywords:

Abrasi, Arus, Gelombang, Pantai Cemara, Sedimen

Abstract

Pergeseran garis Pantai Cemara merupakan ancaman yang menyebabkan kehilangan wilayah daratan kurang lebih 20m. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena oseanografi kaitannya dengan abrasi di wilayah Pantai Cemara Pulau Wangi–Wangi, Kabupaten Wakatobi. Pengumpulan data diperoleh melalui data lapangan dan data citra dengan metode kuantitatif. Hasil riset mengindikasikan bahwa kecepatan arus Pasang Surut mencapai nilai 0,10 m/s dan 0,16 m/s dengan arah arus menuju Selatan dan Barat Daya. Tinggi gelombang yang signifikan mencapai rata-rata 1,10 m dengan periode gelombang sebesar 28,54 s. Kondisi Pantai Cemara menunjukkan adanya abrasi pada Musim Barat sebesar 0,131 dan pada Musim Peralihan I sebesar 0,114. Kondisi gelombang dan arus terus menerus dapat meningkatkan laju abrasi suatu pantai yang tidak memiliki sistem pelindung pantai.

References

Arief T. M. V. 2021. Pantai Wisata di Wakatobi Rusak Karena Abrasi, Jumlah Pengunjung Anjlok https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/regional/read/2021/02/09/17123971/pantai-wisata-di-wakatobi-rusak-karena-abrasi-jumlah-pengunjung-anjlok. (Di Akses pada Tanggal 15 September 2021 Pukul 20.18 WITA)

Bayhaqi A, Iskandar M. R., & Surinati D. 2017. Pola arus permukaan dan kondisi fisika perairan di sekitar pulau Selayar pada musim peralihan 1 dan musim timur. OLDI (Oseanologi dan Limnologi di Indonesia), 2(1), 83-95.

Budiman A. S., & Supriadi I. H. 2019. Potensi Kejadian Rob di Pesisir Probolinggo serta Perbandingan Kondisinya antara Musim Barat dan Musim Timur berdasarkan Data Oseanografi dan Meteorologi. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(3), 667-681.

Damaywanti K. 2013. Dampak Abrasi Pantai terhadap Lingkungan Sosial (Studi Kasus di Desa Bedono, Sayung Demak).Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.

Fadika U, Rifai A, & Rochaddi B. 2014. Arah dan kecepatan angin musiman serta kaitannya dengan sebaran suhu permukaan laut di selatan pangandaran jawa barat. Journal of Oceanography, 3(3), 429-437

Fadillah, Suripin, & Dwi P. S. 2014. Menentukan Tipe Pasang Surut Dan Muka Air Rencana Perairan Laut Kabupaten Bengkulu Tengah Menggunakan Metode Admiralty. Maspari Journal. Vol. 6 (1) : 1 - 12.

Fajri F, Rifardi, & Afrizal T. 2012. Studi Abrasi Pantai Padang Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Perikanan dan Kelautan. Vol 17 (2) : 36 – 42.

Fajrin F. M., Muskananfola M. R., & Hendrarto B. 2016. Karakteristik Abrasi dan Pengaruhnya terhadap Masyarakat di Pesisir Semarang Barat. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 5(2), 43-50.

Hakim, Buddin A, Suharyanto, & Wahyu K. H. 2012. Efektifitas Penanggulangan Abrasi Menggunakan Bangunan Pantai di Pesisir kota Semarang. Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Semarang.

Halim, Halili, & La Ode Alirman A. 2016. Studi Perubahan Garis Pantai Dengan Pendekatan Penginderaan Jauh Di Wilayah Pesisir Kecamatan Soropia. Jurnal Sapa Laut. Vol. 1 (1) : 24 – 31.

Handoyo G, & Agus A. D. S. 2015. Kondisi Arus dan Gelombang Pada Berbagai Kondisi Morfologi Pantai di Perairan Pantai kendal Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Kelautan Tropis, 18 (1), 33-37.

Hazazi G, Sasmito B, & Firdaus H. S. 2019. Analisis Perubahan Garis Pantai Terhadap Eksistensi Mangrove Menggunakan Penginderaan Jauh dan Aplikasi Digital Shoreline Analysis System (DSAS) Tahun 2014-2018 (Studi Kasus: Kabupaten Kendal). Jurnal Geodesi Undip, 8(1), 19-27.

Hidayati N. 2017. Dinamika pantai.Universitas Brawijaya Press.Fadilah, S. S. 2021. Analisis Faktor Hidro-Oseanografi Terhadap Kerusakan Pantai Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah dan Penentuan Konsep Penanganannya. Jakad Media Publishing.

Lilian A, Mubarak M, & Rifardi R. 2014. Analisis sedimen dan perubahan garis pantai utara pulau rangsang kabupaten kepulauan meranti (Doctoral dissertation, Riau University).

Lubis A. M., Veronica N, Saputra R, Sinaga J, Hasanudin M, & Kusmanto E. 2020. Investigasi Arus Sejajar Pantai (Longshore Current) di Daerah Abrasi Bengkulu Utara. Jurnal Kelautan Tropis, 23(3), 316-324.

Lubis M. Z., & Hanah K. 2016. Dinamika Pantai Praikalogu Di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Jurnal Integrasi. Vol. 8 (2) : 125 – 133.

Nugroho A, Dwi H. I., & Baskoro R. 2015. Karakteristik Dan Co-Range Pasang Surut Di Teluk Lembar Lombok Nusa Tenggara Barat. Jurnal Oseanografi. Vol. 4 (1) : 93 - 99.

Palay P, Kurniawati N, & Sutopo S. 2018. Studi Karakteristik Sedimen Dasar Di Sungai Komering Hulu (Doctoral Dissertation, Sriwijaya University).

Putra I. I., Abdi S, & Arwan P. W. 2017. Analisis Pola Sebaran Area Upwelling Menggunakan Parameter Suhu Permukaan Laut, Klorofil-A, Angin Dan Arus Secara Temporal Tahun 2003-2016 (Studi Kasus : Laut Banda). Jurnal Geodesi Undip. Vol. 6 (4).

Putri M. P., & Muskananfola, M. R. 2014. Karakteristik Hidro-Oseanografi Dan Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Menangulangi Kerusakan Pantai Di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 3(4), 225-234.

Rahmawati. 2018. Analisis Abrasi Pantai Dengan Menggunakan Penginderaan Jauh (Studi Kasus di Pantai Marunda Kelurahan Marunda Kecamatan Clincing Provinsi DKI Jakarta). Universitas Islam Negeri (UIN). Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan. Jakarta.

Sari Y. N., Anindya W, Kunarso, Baskoro R, & Gentur H. 2020. Variabilitas Arus Permukaan di Perairan Samudra Hindia Selatan Jawa. Indonesian Journal of Oceanografi. Vol. 2 (1).

Tarigan M. S. 2010. Kandungan total zat padat tersuspensi (total suspended solid) di perairan Raha, Sulawesi Tenggara. Makara Journal of Science.

Tarumingkeng A, & Wilhelmina P. 2010. Analisa Kandungan Total Zat Padat Tersuspensi (TSS) pada Muara Sungai di Teluk Manado. Chem.Prog. Vol. 3 (2).

Ukkas M. 2009. Studi Abrasi dan Sedimentasi di Perairan Bua-Passimarannu Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai.Jurnal Sumberdaya Perairan.Vol. 3 (1).

Ulfa M, & Neli M. 2018. Pengaruh Jumlah Lubang Pipa Isap Flushing Coinduit Sebagai Alat Penggelontoran Terhadap Volume Sedimen Di Waduk. Jurnal Teknik Hidro. Vol. 11 (2).

Wardheni A, Satriadi A, & Atmodjo W. 2014. Studi Arus dan Sebaran Sedimen Dasar di Perairan Pantai Larangan Kabupaten Tegal. Journal of Oceanography, 3(2), 277-283.

Wicaksana S, Ibnu S, Widodo P, Anastasia R. T. D. K, Saroso, & Nahwanto B. S. 2015. Karakteristik Gelombang Signifikan di Selatan Karimata dan Laut Jawa Berdasarkan Rerata Angin 9 Tahunan (2005 - 2013). Omni Akuatika. Vol. 11 (2) : 33 - 40.

Downloads

Published

2025-07-21

How to Cite

Rasma, W., Asmadin, A., & Takwir, A. (2025). Kondisi Beberapa Parameter Oseanografi terhadap Abrasi di Pantai Cemara, Pulau Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 3745–3760. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20533

Similar Articles

<< < 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.