Efektivitas Beban Kerja Kesehatan Sesuai Dengan Perencanaan Kebutuhan Tenaga Kesehatan Rekam Medis Di Puskesmas Manggari Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20368Keywords:
Kata Kunci: Beban Kerja, Perencanaan Kebutuhan Tenaga, ABK-KESAbstract
Belum tersedianya tenaga kesehatan rekam medis khusus di Puskesmas Manggari menjadi salah satu tantangan utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan primer yang efektif dan akuntabel. Beban kerja yang tinggi harus ditanggung oleh pegawai non-rekam medis yang merangkap tugas pencatatan dan pengelolaan data pasien, sehingga berpotensi menurunkan kualitas dokumentasi medis dan akurasi data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas beban kerja tenaga kesehatan rekam medis serta perencanaan kebutuhan tenaga berdasarkan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-KES) di Puskesmas Manggari tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen perencanaan SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan kebutuhan tenaga rekam medis telah dilakukan secara sistematis setiap tahun melalui metode ABK-KES, namun realisasi pemenuhan tenaga masih terkendala oleh keterbatasan anggaran, kebijakan pusat, serta status tenaga rekam medis yang belum diakui sebagai tenaga kesehatan dasar. Beban kerja rekam medis tetap tinggi karena belum adanya tenaga khusus, sementara adaptasi terhadap sistem rekam medis elektronik menambah kompleksitas pekerjaan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan perlunya kebijakan yang lebih fleksibel dalam perekrutan tenaga rekam medis, peningkatan kapasitas SDM, serta dukungan anggaran yang memadai agar efektivitas perencanaan kebutuhan tenaga rekam medis dapat tercapai secara optimal di Puskesmas Manggari.
References
Al Hikami, M. U. A., Marianah, M., & Haksama, S. (2022). Analisis Penerapan Manajemen di Puskesmas Pacet Berdasarkan PMK No. 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 10(1), 7–19. https://doi.org/10.14710/jmki.10.1.2022.7-19
Aprianto, B., & Zuchri, F. N. (2021). IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN: A LITERATURE REVIEW. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(3), 160–166. https://doi.org/10.31004/jkt.v2i3.2161
Attriani, A. N. (2022). TANTANGAN DAN ISU STRATEGIS SUMBER DAYA KESEHATAN MANUSIA KESEHATAN PADA PUSKESMAS DI INDONESIA. Jurnal Kesehatan Tambusai, 3(3), 363–368. https://doi.org/10.31004/jkt.v3i3.6102
Badan PPSDM. (2016). Buku Manual Pedoman Penyusunan Perencanaan Kebutuhan SDM Kesehatan (Revisi).
Chrismawanti, M. (2020). TINJAUAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA DI REKAM MEDIS BERDASARKAN METODE ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN (ABK-Kes) DI RUMAH SAKIT UMUM DARMAYU PONOROGO. Jurnal Delima Harapan, 7(1), 48–57. https://doi.org/10.31935/delima.v7i1.95
Paruntu, B. R. L., Rattu, A. J. M., & Tilaar, C. R. (2015). Perencanaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia di Puskesmas Kabupaten Minahasa. 5(1).
Saragih, N. (n.d.). Manajemen Perencanaan Dan Penempatan Sumber Daya Manusia Di Puskesmas Bangko Jaya Kabupaten Rokan Hilir.
Sari, W. P., Ginting, D., Dachi, R. A., Nababan, D., & Tarigan, F. L. (2022). ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA KESEHATAN BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN METODE WISN DI PUSKEMAS PEMATANG. 6.
Sugiyono. (2013). METODE PENELITIAN KUANTITATIF KUALITATIF DAN R&D.
Sunarsih. (2021). Perencanaan Kebutuhan dan Optimalisasi Sumber Daya Manusia Kesehatan.
Syaikhu, P., & Fannya, P. (n.d.). TINJAUAN KEBUTUHAN TENAGA PMIK DI PUSKESMAS MAUK MENGGUNAKAN ANALISIS BEBAN KERJA KESEHATAN (ABK-KES).
Untari, J., & Natalia, R. D. (2024). Analisis Kebutuhan SDM Rekam Medis dengan Metode Analisis Beban Kerja di Puskesmas Long Ampung Kabupaten Malinau. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(2), 20. https://doi.org/10.26714/jkmi.19.2.2024.20-26
Notoatmodjo, S. (2018). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ros Rosidah, Yadi Suryadi, Seila Azmia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







