Masalah Kebijakan Kesehatan

Authors

  • Nurhayati Nurhayati Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nurhayati Telaumbanua Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Linda Jernih Hati Daeli Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Dini Agustin Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Sheika Sarah Khairunisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Julian Aulia Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Naila Syifaurridha Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20143

Keywords:

Aktor Kebijakan, Dinamika Kebijakan, Kebijakan Kesehatan, Metode Normatif, Regulasi Kesehatan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dasar hukum, norma, dan dinamika yang mempengaruhi kebijakan kesehatan serta memberikan saran untuk meningkatkan efektivitas dan keadilan dalam pelaksanaannya. Kebijakan kesehatan melibatkan serangkaian keputusan, perencanaan, dan tindakan yang kompleks dengan berbagai aktor serta konteks sosial, politik, dan ekonomi yang berperan. Metode yang digunakan adalah penelitian normatif dengan pendekatan studi pustaka dan analisis dokumen sebagai sumber data utama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan kebijakan kesehatan sangat bergantung pada kerja sama antar aktor, penyesuaian kebijakan dengan konteks lokal, serta penerapan prinsip berbasis bukti. Oleh sebab itu, dibutuhkan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek hukum, etika, dan sosial guna menciptakan kebijakan yang adil, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

References

[1] Arimbi, D., Fuady, A., Satrya, A., & Dewi, A. (2022). Peluang dan tantangan dalam jaminan kesehatan nasional di Indonesia: Studi kebijakan. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 11(1), 14–27. https://doi.org/10.22146/jkki.70231

[2] Betan, A., Sofiantin, N., Nur, M. J. S., & N.L., N. S. (2023). Kebijakan kesehatan nasional (Issue July). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

[3] Hadi, H. (2004). Gizi lebih sebagai tantangan baru dan implikasinya terhadap kebijakan pembangunan kesehatan nasional. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 1(2), 47–53.

[4] Kharisma, D. B. (2018). Sistem kesehatan daerah: Isu dan tantangan bidang kesehatan di Indonesia. Rechtvinding Online Journal, 1–6.

[5] Massie, R. (2009). Kebijakan kesehatan: Proses, implementasi, analisis, dan penelitian. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 12(4), 409–417.

[6] Schell, S. F., Luke, D. A., Schooley, M. W., Elliott, M. B., Herbers, S. H., Mueller, N. B., & Bunger, A. C. (2013). Public health program capacity for sustainability: A new framework. Implementation Science, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/1748-5908-8-15

[7] Suprapto, et al. (2023). Kebijakan kesehatan. In PT Global Eksekutif Teknologi (Issue 1).

[8] Ulfah, I. F., & Nugroho, A. B. (2020). Menilik tantangan pembangunan kesehatan di Indonesia: Faktor penyebab stunting di Kabupaten Jember. Jurnal Sosial Politik, 6(2), 201–213. https://doi.org/10.22219/sospol.v6i2.12899

[9] Yuningsih, R. (2014). Analisis segitiga kebijakan kesehatan dalam pembentukan undang-undang tenaga kesehatan. Aspirasi, 5(2), 93–106.

Downloads

Published

2025-07-01

How to Cite

Nurhayati, N., Telaumbanua, N., Hati Daeli, L. J., Agustin, D., Khairunisa, S. S., Aulia, J., & Syifaurridha, N. (2025). Masalah Kebijakan Kesehatan. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(4), 45–55. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.20143

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>