Analisis Penjadwalan Produksi menggunakan Metode FCFS, SPT, dan EDD pada B21 Digital Printing
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19778Abstract
Penjadwalan produksi merupakan aspek krusial dalam industri manufaktur, termasuk pada usaha Digital Printing, untuk memastikan efisiensi dan ketepatan waktu penyelesaian pesanan. Penelitian ini menganalisis kinerja tiga metode penjadwalan produksi yang umum digunakan: First Come, First Served (FCFS), Shortest Processing Time (SPT), dan Earliest Due Date (EDD). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas masing-masing metode dalam meminimalkan makespan, flow time, dan keterlambatan penyelesaian pesanan (tardiness) pada B21 Digital Printing. Data produksi aktual dari B21 Digital Printing digunakan sebagai studi kasus untuk simulasi dan perhitungan kinerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa setiap metode memiliki karakteristik dan keunggulan yang berbeda. Metode FCFS, meskipun sederhana, seringkali kurang efisien dalam hal makespan dan flow time. Metode SPT cenderung menghasilkan makespan dan flow time yang lebih rendah, namun berpotensi menyebabkan keterlambatan pada pesanan dengan waktu proses yang panjang. Sementara itu, metode EDD efektif dalam meminimalkan tardiness, namun tidak selalu optimal untuk makespan dan flow time. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategis bagi B21 Digital Printing dalam memilih metode penjadwalan produksi yang paling sesuai dengan prioritas operasionalnya, baik untuk memaksimalkan efisiensi produksi maupun untuk memenuhi tenggat waktu pelanggan.
Kata Kunci: Digital Printing, FCFS, SPT, EDD, Penjadwalan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Dimas Renandra Akbar, Nurkholish Majid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







