Problem Solving Melalui Permainan
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19655Keywords:
Problem Solving, Board Game, Mengelola EmosiAbstract
Bermain dapat dikemas dengan berbagai cara, termasuk juga dipakai untuk pembelajaran, belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar. Pembelajaran konvensional telah dimodifikasi atau digabungkan dengan metode lainnya namun tetap berada pada koridor permainan edukatif. Permainan edukatif telah dikenal sebagai metode yang efektif dalam mendukung proses pembelajaran anak. Menurut Safitri (2020), media pembelajaran berbasis board game dapat membantu meningkatkan minat serta pemahaman anak terhadap materi yang dipelajari dibandingkan dengan metode konvensional. Selain itu anak-anak juga perlu diajarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mereka secara mandiri. Keterampilan problem solving sangat penting bagi anak-anak karena membantu mereka menghadapi tantangan dan membuat keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Berpikir kritis termasuk menggunakan pengetahuan yang dimiliki sebelumnya, fakta dan data untuk menyelesaikan masalah (Reeve 2016). Kegiatan permainan dilakukan selama kurang lebih satu jam melibatkan 29 siswa perempuan dan laki-laki kelas 6 Sekolah Dasar di Jakarta Barat. Media pembelajaran interaktif seperti board game dapat membantu mengatasi permasalahan. Board game mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan menarik bagi siswa. Tidak hanya meningkatkan minat belajar, akan tetapi juga dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap konsep-konsep penting yang diajarkan di sekolah. Dengan pengalaman bermain yang melibatkan pemikiran kritis dan pemecahan masalah, anak-anak dapat belajar lebih efektif sambil mengembangkan kreativitas dan kemampuan sosial mereka.
References
Ishak, A.P., Afifah, R.N., Kamelia, S.Q. (2021). Strategi belajar sambil bermain sebagai metode pembelajaran terhadap anak pada masa pandemi di Desa Leuwigoong. Proceeding UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Vol I No. 87 (Desember 2021)
Isnanto, B. A. (2023, February 10). Problem Solving Adalah: Manfaat, Proses, Contoh, dan Tips Meningkatkannya. Detikbali. https://www.detik.com/bali/berita/d-6561992/problem-solving-adalah-manfaat-proses-contoh-dan-tips-meningkatkannya
Reeve, E. M. (2016). 21st Century Skills Needed by Students in Technical and Vocational Education and Training (TVET). Asian International Journal of Social Sciences, 16, 62-74.
Safitri, W. C. D. (2020). Pengembangan Media Board Game Untuk Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 6(2), 181–190.
Untari, A. D. (2022). Game Based Learning: Alternative 21st Century Innovative Learning Models in Improving Student Learning Activeness. Edueksos Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi, 11(2), 228–242. https://doi.org/10.24235/edueksos.v11i2.11919
Washfiyah, S. (2023). Penerapan metode belajar sambil bermain sebagai media untuk menumbuhkan dan meningkatkan fungsi-fungsi kognitif, psikmotorik dan afektif di kelas IA MIN 1 Yogyakarta. Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan, vol 1 no 4, (Oktober 2023). Hlm 260-264. https://jurnalcendekia.id/index.php/jhpp/
Wulandari, D. T. (2023). Pengembangan media board game dalam pelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis di sekolah dasar. (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rusydian Ramadhan, Ninawati Ninawati, Audrey Valencia Susanto, Daniel Franando Dcj, Nabhan Rabbani, Albertrado Totto Eldiyano

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







