Kontruksi Identitas Pemuda Muslim dalam Komunitas Seni dan Kreatif: Studi Kasus Komunitas Titik Temu Jember
MUSLIM YOUTH IDENTITY CONSTRUCTION IN THE ARTS AND CREATIVE COMMUNITY: A CASE STUDY OF JEMBER MEETING POINT
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19611Keywords:
Identitas, Komunitas, Pemuda MuslimAbstract
Penelitian ini mengkaji konstruksi identitas pemuda dalam Komunitas Titik Temu LDII di Jember sebagai ruang ekspresi seni yang memadukan nilai keagamaan dan kreativitas. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann, penelitian ini mengamati bagaimana pemuda membangun identitas kolektif melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi kegiatan komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas seni ini menjadi wadah penting bagi pemuda Muslim dalam memperkuat identitas diri dan nilai-nilai keagamaan di tengah derasnya budaya digital dan globalisasi. Proses pembentukan identitas di Komunitas Titik Temu melibatkan interaksi sosial yang intens, kreativitas seni yang terarah, serta nilai-nilai Islam yang menjadi landasan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang dinamika pembentukan identitas kolektif pemuda dalam komunitas berbasis agama di era modern.
References
Berger, Peter L., Luckmann, Thomas. Tafsir Sosial Atas Kenyataan: Risalah Tentang Sosiologi Pengetahuan. Terj. Hasan Basari. Jakarta: LP3ES, 1990.
Chandra, Pasmah. “Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Dalam Tradisi Pondok Pesantren.” Nuansa: Jurnal Studi Islam Dan Kemasyarakatan 12, no. 2 (2019).
Creswell, John W. Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, Dan Campuran. Edisi ketiga. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017.
Hall, Stuart. “Cultural Identity and Diaspora.” Essential Essays, 1990, 222–37.
Januarharyono, Yudhaswara. “Peran Pemuda Di Era Globalisasi.” Jurnal Ilmiah Magister Ilmu Administrasi 13, no. 1 (2019).
Lexy, J Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya, 2021.
Muqsith, Munadhil Abdul. “Pemuda, Globalisasi Dan Perubahan Sosial.” ADALAH 3, no. 4 (2019): 19–25.
Paramitha, Nurina Adi. “Figurasi Dalam Kelompok Traveler.” Jurnal Analisa Sosiologi 9 (2020).
Ramadhani, Dhimas Enggar, and Dien Vidia Rosa. “Fashion Skena: Kontestasi Tampilan Kaum Muda Di Coffee Shop Jember.” Jurnal Studi Pemuda 12, no. 1 (2023): 66–81.
Sari, Rosnida. “Pemenuhan Kebutuhan Spiritual Komunitas Kristen Di Tapak Tuan, Aceh Selatan.” MEMIKIRKAN ULANG PEMBANGUNAN YANG BERKEADILAN SOSIAL DAN BERPERIKEMANUSIAAN, 2020, 24.
Soenar, Hainun Mardhiyyah. “Analisis Jaringan Komunikasi Dan Eksistensi Dalam Komunitas X Kota Bandung.” Jurnal Riset Public Relations, 2021, 96–103.
Suci, Luthfiyyah Rintoni, and Haris Supratno. “Konstruksi Realitas Sosial Dalam Novel Orang-Orang Oetimu Karya Felix K. Nesi: Kajian Konstruksi Sosial Peter L. Berger Dan Thomas Luckmann.” Bapala 9 (2022): 101–11.
Sugiyono, Djoko. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Penerbit Alfabeta. Bandung: CV Alfa Beta, 2010.
Sulu, Yobel Zefanya, Evelin J R Kawung, and Antonius Purwanto. “FUNGSI KOMUNITAS SENI SEBAGAI PENGUATAN IDENTITAS, JARINGAN SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN: Studi Kasus’ Komunitas Tanpa Nama’.” Journal Publicuho 7, no. 2 (2024): 557–64.
Susilo, Imam, Fajar Junaedi, and S Sos. “Konstruksi Identitas Anggota Vespa Ekstreme/Gembel (Studi Deskriptif Kualitatif Konstruksi Identitas Anggota Komunitas Vespa ‘Rosox Mlaku’ Di Surakarta).” Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2018.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nisrina Husna Alifia, Nadilla Putri Agustin, Rifky Ega Ardina, Frisca Putri Yuliamanda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







