Pengaruh Pemberian Ekstrak Akar Kayu Kuning (Arcangelisia Flava Merr.) terhadap Aktivitas Enzim Katalase pada Mencit (Mus Musculus) yang Diinduksi D-Galaktosa

Authors

  • Afifah Raudhati Cesar Universitas Andalas
  • Biomechy Oktomalio Putri Universitas Andalas
  • Miftah Irramah Universitas Andalas
  • Rauza Sukma Rita Universitas Andalas
  • Rahmatini Rahmatini Universitas Andalas
  • Fathiya Juwita Hanum Universitas Andalas

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19551

Keywords:

Antioksidan, D-galaktosa, Ekstrak Akar Kayu Kuning, Katalase

Abstract

Abstrak

Studi ini merupakan studi eksperimental sejati (true experimental) dengan rancangan post-test only control group design. Objek studi ini menggunakan 25 ekor mencit dan dibagi secara acak ke dalam lima kelompok perlakuan. Kelompok kontrol negatif (K−) hanya diberikan pakan standar, sedangkan kelompok kontrol  positif (K+)  diinduksi  dengan D-galaktosa dosis 150 mg/kgBB. Tiga kelompok perlakuan  lainnya, yaitu P1, P2, dan P3, masing-masing diinduksi dengan D-galaktosa dosis 150 mg/kgBB serta diberikan ekstrak akar kayu kuning dengan dosis berturut-turut 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, dan 750 mg/kgBB. Hasil studi menyatakan rerata aktivitas enzim katalase pada kelompok K- sebesar 5,75 ± 0,27 Unit/mg, K+ sebesar 3,28 ± 0,21 Unit/mg, P1 sebesar 3,87 ± 0,96 Unit/mg, P2 sebesar 4,86 ± 0,68 Unit/mg, dan P3 sebesar 4,87 ± 0,87 Unit/mg. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh pemberian ekstrak akar kayu kuning dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB, 750 mg/kgBB terhadap aktivitas enzim katalase.

 

Kata Kunci : Antioksidan; D-galaktosa; Ekstrak Akar Kayu Kuning; Katalase



References

Andarina, R., & Djauhari, T. (2017). Antioksidan dalam dermatologi. Jurnal Kedokteran Dan

Kesehatan, 4(1), 39–48.

Dewiastuti, M., & Hasanah, I. F. (2017). Pengaruh faktor-faktor risiko penuaan dini di kulit

pada remaja wanita usia 18-21 tahun. Jurnal Profesi Medika, 10(1), 21–25. https://doi.org/10.33533/jpm.v10i1.10

Haerani, A., Chaerunisa, A., Yohana, & Subarnas, A. (2018). Artikel Tinjauan: Antioksidan untuk kulit. Farmaka, Universitas Padjadjaran, Bandung, 16(2), 135–151.

Heryani, H., & Nugroho, A. (2015). Study of yellow root (Arcangelisia Flava Merr) as a natural food additive with antimicrobial and acidity-stabilizing effects in the production

process of alm ugar. Procedia Environmental Sciences, 23(Ictcred 2014), 346–350. https://doi.org/10.1016/j.proenv.2015.01.050

Jimmy Setiawan, T. N. (2018). Pengaruh ekstrak kulit manggis terhadap enzim katalase hepar tikus terpapar minyak jelantah. Diponegoro Medical Journal, 7(1), 263–272.

Karim, F., Susilawati, S., Oswari, L. D., Dzakiyah, D., & Anindita, F. (2020). Uji aktivitas

antidiabetes akar kayu kuning (Arcangelisia Flava). Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 7(3), 35–40.

https://doi.org/10.32539/jkk.v7i3.10190

Kumar, S., & Pandey, A. K. (2013). Chemistry and biological activities of flavonoids: An

Overview. TheScientificWorldJournal, 2013, 162750.

Labola, Y. A., & Puspita, D. (2018). Peran antioksidan karotenoid penangkal radical species

penyebab berbagai penyakit. Farmasetika, 2(5), 12. https://doi.org/10.24198/farmasetika.v2i2.13668

Ningsih, I. Y., Zulaikhah, S., Hidayat, Moch. A., & Kuswandi, B. (2016). Antioxidant activity of various kenitu (Chrysophyllum Cainito L.) leaves extracts from Jember, Indonesia.

Agriculture and Agricultural Science Procedia, 9, 378–385. https://doi.org/10.1016/j.aaspro.2016.02.153

Oktaviana, P., Yunita, E. P., & Triastuti, E. (2016). The effect of PLGA nanoparticles of Nigella

sativa seed extract on catalase level in the liver tissues. Pharmaceutical Journal of

Indonesia, 2(1), 18–24.

Parwata, I. M. O. A. (2015). Bahan ajar uji bioaktivitas : Antioksidan. Universitas Udayana,

April, 1–51.

Prawitasari, D. S. (2019). Diabetes melitus dan antioksidan. KELUWIH: Jurnal Kesehatan Dan

Kedokteran, 1(1), 48–52. https://doi.org/10.24123/kesdok.v1i1.2496

Rahal, A., Kumar, A., Singh, V., Yadav, B., Tiwari, R., Chakraborty, S., & Dhama, K. (2014).

Oxidative stress, prooxidants, and antioxidants: The interplay. BioMed Research

International, 2014. https://doi.org/10.1155/2014/761264

Sasso, S., Cruz, I. R., Lorenzini, M. S., Delwing-Dal Magro, D., Brueckheimer, M. B., Maia, T.

P., Sala, G. A. B. N., Mews, M. H. R., & Delwing-de Lima, D. (2018). Antioxidant effects on the intracerebroventricular galactose damage in rats. Pathology Research and Practice, 214(10), 1596–1605. https://doi.org/10.1016/j.prp.2018.07.034

Sianturi, C. Y. (2019). Manfaat Lidah Buaya Sebagai Anti Penuaan Melalui Aktivitas

Antioksidan. Essence of Scientific Medical Journal, 17(1), 34–38.

Situmorang, N., & Zulham, Z. (2020). Malondialdehyde (MDA) (zat oksidan yang mempercepat proses penuaan). JKF, 2(2), 117–123. https://doi.org/10.35451/jkf.v2i2.338

Sotler, R., Poljšak, B., Dahmane, R., Jukić, T., Pavan Jukić, D., Rotim, C., Trebše, P., & Starc, A. (2019). Prooxidant activities of antioxidants and their impact on health. Acta Clinica Croatica, 58(4), 726–736. https://doi.org/10.20471/acc.2019.58.04.20

Suarsana, I. N., Wresdiyati, T., & Suprayogi, A. (2013). Respon stres oksidatif dan pemberian isoflavon terhadap aktivitas enzim superoksida dismutase dan peroksidasi lipid pada hati tikus. Jitv, 18(Th), 146–152.

Sumbalova, Z., Ulicna, O., Kucharsk, J., Rausova, Z., Vancova, O., Melichercik, L., Nemec, M., Tvrdik, T., & Kasparova, S. (2022). D-galactose-induced aging in rats – The effect of metformin on bioenergetics of brain, skeletal muscle and liver. Experimental Gerontology, 163, 111770.

Syahmar, U. (2017). Pengaruh pemberian teh hijau (Camellia sinensis) terhadap aktivitas katalase darah pada tikus wistar (Rattus novergicus) diabetes melitus diinduksi

aloksan. 1–14.

TRISNAWAN, M. H. (2014). Pengaruh pemberian ubi ungu (Ipoema batatas. L) terhadap kadar enzim katalase hepar dan otak pada tikus yang diberikan minyak jelantah. Jurnal Media Medika Muda, 39(1), 1–15.

Utari, G., & Utomo, A. (2016). Kerusakan hepar dan kadar enzim katalase tikus wistar terpapar

fluphenazine decanoate. Jkd, 5(4), 944–953.

Yuslianti, E. R. (2018). Penangkal radical species dan antioksidan. SENSORIK.

Zhang, Y., Ding, C., Cai, Y., Chen, X., Zhao, Y., Liu, X., Zhang, J., Sun, S., & Liu, W. (2021).

Astilbin ameliorates oxidative stress and apoptosis in D-galactose-induced senescence by regulating the PI3K/Akt/m-TOR signaling pathway in the brains of mice. International Immunopharmacology, 99(April), 108035. https://doi.org/10.1016/j.intimp.2021.108035

Zuraida, Z., Yerizel, E., & Anas, E. (2015). Pengaruh pemberian ekstrak rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) terhadap kadar malondialdehid dan aktivitas katalase tikus yang terpapar karbon tetraklorida. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(3), 795–802. https://doi.org/10.25077/jka.v4i3.366

Downloads

Published

2025-06-16

How to Cite

Cesar, A. R., Putri, B. O., Irramah, M., Rita, R. S., Rahmatini, R., & Hanum, F. J. (2025). Pengaruh Pemberian Ekstrak Akar Kayu Kuning (Arcangelisia Flava Merr.) terhadap Aktivitas Enzim Katalase pada Mencit (Mus Musculus) yang Diinduksi D-Galaktosa. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 5846–5857. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19551

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.