Mempertahankan Tradisi di Tengah Modernisasi: Studi Tentang Identitas Budaya dan Prinsip Hidup Masyarakat Betawi Muslim
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19516Keywords:
Budaya Betawi, Prinsip Hidup, Identitas Budaya, ModernisasiAbstract
Penelitian ini akan membahas tentang bagaimana masyarakat suku Betawi beragama Islam mempertahankan identitas budaya dan prinsip hidupnya di tengah arus globalisasi yang kian pesat. Globalisasi sendiri menjadi tantangan bagi kebudayaan lokal untuk tetap eksis dan bertahan tanpa kehilangan identitasnya. Sebagai suku asli dari Jakarta yang memiliki kekayaan warisan budaya, suku Betawi dikenal dengan kehidupan sosialnya yang sangat erat dan penerapan nilai-nilai agama Islam yang menjadi landasan dalam kehidupan masyarakat Betawi Muslim. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat suku Betawi memegang teguh prinsip-prinsip hidup mereka dalam beragama, berbudaya, dan bermasyarakat. Meski di era modernisasi, masyarakat Betawi masih menjaga dan mewariskan kebudayaan lokal mereka kepada generasi muda melalui komunitas, kegiatan sosial, serta pertunjukan kebudayaan. Selain itu, masyarakat suku Betawi juga memegang teguh prinsip beragama mereka sebagai landasan hidup. Masyarakat Betawi menunjukan bahwa budaya, agama, dan sosial bisa berjalan berdampingan untuk mempertahankan identitas mereka.
References
Anggraeni, Dewi dkk. 2019. “Membangun Peradaban Bangsa Melalui Religiusitas Berbasis Budaya Lokal (Analisis Tradisi Palang Pintu Pada Budaya Betawi)”. Jurnal Studi Al-Qur'an. Vol. 15 No. 1
Al-Fahmi, F. F. 2023. “Memaknai Ulang Tradisi Palang Pintu dalam Masyarakat Betawi di Era Global.” Jurnal Al-Tarbiyah. Vol. 6 No. 1
Baoto, Laode Monto. 2024. “Perspektif Agama dan Kebudayaan Dalam Kehidupan Masyarakat Indonesia”. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial. Vol. 23 No. 2.
Eptiana, Rilmi dkk. 2021. “Pola Perilaku Sosial Masyarakat Dalam Mempertahankan Budaya Lokal (Studi Kasus Pembuatan Rumah Di Desa Minanga Kecamatan Bambang Kabupaten Mamasa)”. Education, Language, and Culture (EDULEC). Volume 1, Issue 1.
Farhan Rafi Afif, (2016). Perancangan Komik Adaptasi Legenda Nyai Dasima. Jurnal e-Proceding of Art & Design Vol.3 No.3
Hayati, S. & Aidin, N. (2022). “Komunikasi Virtual sebagai Sarana Pelestarian Identitas Budaya Betawi.” Jurnal Ilmu Komunikasi dan Aplikasi, Vol. 4(1)
Masliah, Siti. 2023. “Pelestarian Rebana Ketimpring Pada Sanggar Galeri Betawi Di Kecamatan Tanjung Priok Jakarta Utara”. Skripsi Fakultas Adab Dan Humaniora UIN Jakarta.
Mukhtar. 2013. Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: GP Press Group.
Pongsibane, Lebba Kadore. 2017. Islam dan Budaya Lokal. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.
Putri, R. M. 2020. “Silaturahmi dan Modal Sosial di Era Urbanisasi.” Jurnal Komunikasi dan Masyarakat.
Pradipta, Budaya. 2005. Posisi Budaya Betawi dalam Kehidupan Global: Betawi Hebat dan Pentolan dalam Betawi Punye Gaye. Wahyu Wibowo & Somadi (Ed). Jakarta: PSB UNAS
Rahayu, Aini, dkk. 2024. “Akulturasi Budaya dan Islam di Nusantara: Studi Kasus pada Tradisi Masyarakat Betawi. Jurnal penelitian Multidisiplin Terpadu. Vol. 8 No. 6
Rahmani, M. Makki. 2005. “Pemikiran Politik Masyarakat Betawi Pasca Rezim Soeharto”. Skripsi Fakultas Ushuluddin UIN Jakarta.
Setiadi, Elly M. dan Usman Kolip. (2011). Pengantar Sosiologi. Jakarta : Prenada Media Group.
Verina Arti Kurnia Sari. 2025. “Pelestarian Nyorog di Era Globalisasi: Pandangan Masyarakat Betawi antara Nilai Islam dan Tantangan Modernitas”. Jurnal Peradaban Islam Vol.07 No.1.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Siti Wardatul Jannah, Maulidya Dian Nugraha, Kurniawan Habibie, Khomariyah Anggun Pitaloka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







