Tingkat Kondisi Fisik Pemain Futsal SMAN 1 Kandis

Authors

  • Dicky Pratama Universitas Islam Riau
  • Alficandra Alficandra Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19150

Keywords:

Kondisi Fisik, Futsal

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kondisi fisik pemain futsal SMAN 1 Kandis. Penelitian ini diangkat sebeb ada beberapa masalah yang ditemui ketika observasi dilapangan diantaranya futsal terlalu cepat merasakan kelelahan ketika pertandingan yang disebabkan daya tahan atlet yang kurang maksimal, Masih kurangnya kecepatan yang dimiliki oleh atlet yang dibuktikan dengan masih lambatnya proses penyerangan mauun rotasi dari menyerang ke bertahan, masih kurangnya faktor kekuatan otot yang terlihat dari masih belum maksimalnya kekuatan otot atlet futsal, atlet masih terlihat kaku saat bermain yang disebabkan oleh kelentukan tubuh yang masih belum maksimal,  kurang lincah dalam membawa bola saat permainan, dan kurang maksimalnya power saat melakukan shooting ketika bermain. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pemain futsal SMAN 1 Kandis, sedangkan teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling, jadi sampel pada penelitian ini berjumlah 15 orang. Tes yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan bleep test, sprint 20 meter, sit up, sit and reach, shuttle run, dan standing long jump. Dari hasil tes yang dilakukan pada pemain futsal SMAN 1 Kandis  maka diperoleh hasil pada kategori “Cukup” dan dibuktikan dengan nilai rata-rata 4,22 atau berada pada interval 4,0 – 5,9.

Downloads

Published

2025-05-16

How to Cite

Dicky Pratama, & Alficandra, A. (2025). Tingkat Kondisi Fisik Pemain Futsal SMAN 1 Kandis. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 988–999. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19150

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)