Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Hutan Mangrove Sebagai Sumber Pangan Di Kampung Barapasi Distrik Waropen Atas Kabupaten Mamberamo Raya

Authors

  • Stefinsce E. Imbiri Universitas Cenderawasih
  • Martapina Anggai Universitas Cenderawasih
  • Wahyuti Wahyuti Universitas Cenderawasih
  • Novita Medyati Universitas Cenderawasih
  • Semuel Piter Irab Universitas Cenderawasih
  • Yacob Ruru Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17833

Abstract

Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, dengan luas mencapai 3,3 juta hektar, berkontribusi besar dalam mitigasi perubahan iklim global dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Di Papua, khususnya di Kampung Barapasi, hutan mangrove menjadi sumber penghidupan utama, terutama bagi masyarakat lokal yang memanfaatkan hasil biota laut untuk memenuhi kebutuhan protein dan ekonomi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan hutan mangrove di Kampung Barapasi, Distrik Waropen Atas, Kabupaten Mamberamo Raya, dengan fokus pada jenis kelamin, umur, pengetahuan, sikap, dan pendapatan masyarakat. Penelitian dilakukan melalui pendekatan survei deskriptif kuantitatif, menggunakan wawancara terstruktur dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari masyarakat setempat. Analisis statistik digunakan untuk mengidentifikasi pengaruh berbagai faktor terhadap pemanfaatan hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari jenis kelamin, umur, dan pengetahuan terhadap pemanfaatan hutan mangrove. Namun, sikap masyarakat memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan cara mereka memanfaatkan hutan mangrove. Pendapatan masyarakat juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pemanfaatan ini.

References

Akram, H., Hussain, S., Mazumdar, P., Chua, K. O., Butt, T. E., & Harikrishna, J. A. (2023). Mangrove health: A review of functions, threats, and challenges associated with mangrove management practices. Forests, 14(9), 1698.

Alongi, D. M. (2014). Carbon cycling and storage in mangrove forests. Annual Review of Marine Science, 6(1), 195–219.

Barbier, E. B., Hacker, S. D., Kennedy, C., Koch, E. W., Stier, A. C., & Silliman, B. R. (2011). The value of estuarine and coastal ecosystem services. Ecological Monographs, 81(2), 169–193.

Giri, C., Long, J., Abbas, S., Murali, R. M., Qamer, F. M., Pengra, B., & Thau, D. (2015). Distribution and dynamics of mangrove forests of South Asia. Journal of Environmental Management, 148, 101–111.

Hamuna, B., Sari, A. N., & Megawati, R. (2018). Kondisi Hutan Mangrove di Kawasan Taman Wisata Alam Teluk Youtefa, Kota Jayapura. Majalah Ilmiah Biologi Biosfera: A Scientific Journal, 35(2), 75–83.

Humas Setkab. (2022, November 16). Kunjungan Pemimpin G20 ke Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Provinsi Bali, 16 November 2022 Read more: https://s-cms.setkab.go.id/kunjungan-pemimpin-g20-ke-taman-hutan-raya-tahura-ngurah-rai-provinsi-bali-16-november-2022/. Https://S-Cms.Setkab.Go.Id/Kunjungan-Pemimpin-G20-Ke-Taman-Hutan-Raya-Tahura-Ngurah-Rai-Provinsi-Bali-16-November-2022/.

MacKenzie, R. A., Jayd, K., Pham, H. T., & Sharma, S. (2019). Community-Based Management of Mangrove Forests in Southeast Asia. In Societal Dimensions of Environmental Science (pp. 151–173). CRC Press.

Majid, I., Al Muhdar, M. H. I., Rohman, F., & Syamsuri, I. (2016). Konservasi hutan mangrove di pesisir pantai Kota Ternate terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Jurnal Bioedukasi, 4(2).

Ningrum, R. F. (2023). Hubungan Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Mangrove dengan Jenis Kelamin di Kabupaten Probolinggo. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

Setiawan, H. (2013). Status ekologi hutan mangrove pada berbagai tingkat ketebalan. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 2(2), 104–120.

Talakua, G., Teknologi, J., Perikanan, H., Perikanan, F., Kelautan, I., Pattimnura, U., Mr, J., Soplanit-Kampus, C., & Ambon, P. (2016). SIKAP DAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE DI KECAMATAN TELUK AMBON (Attitude and Behavior of Community in the Management of Mangrove Ecosystem in Teluk Ambon Subdistrict). In Jurnal TRITON (Vol. 12, Issue 1).

Massenga, T. W. (2022). PERAN PEREMPUAN DALAM PELESTARIAN MANGROVE (Marsoedi, Ed.; Januari 2023). Yayasan Penerbit Muhammad Zaini. https://www.researchgate.net/publication/369912980_PERAN_PEREMPUAN_DALAM_PELESTARIAN_MANGROVE

Downloads

Published

2025-01-28

How to Cite

Imbiri, S. E., Anggai, M., Wahyuti, W., Medyati, N., Irab, S. P., & Ruru, Y. (2025). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Hutan Mangrove Sebagai Sumber Pangan Di Kampung Barapasi Distrik Waropen Atas Kabupaten Mamberamo Raya. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 5090–5102. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17833