Implementasi Pembelajaran Berbasis Sejarah Lokal Dalam Kurikulum Merdeka Di Kelas XI SMAN 2 Paringin

Authors

  • Rahmat Noordani Pendidikan Sejarah FKIP, Universitas Lambung Mangkurat
  • Melissa Prawitasari Pendidikan Sejarah FKIP, Universitas Lambung Mangkurat
  • Dewicca Fatma Nadilla Pendidikan Sejarah FKIP, Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17581

Abstract

Integrasi sejarah lokal dalam pembelajaran bertujuan untuk membuat pembelajaran lebih kontekstual dan relevan. Penelitian di SMAN 2 Paringin ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan pembelajaran sejarah Kurikulum Merdeka dengan mengintegrasikan materi Perang Banjar dan peran Tumenggung Jalil, yang disesuaikan dengan kompetensi dasar dan Modul Ajar pada tema Kolonialisme dan Perlawanan Bangsa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang pembelajaran dengan menganalisis capaian kompetensi dasar dan memetakan materi ke dalam Modul Ajar. Proses pembelajaran melibatkan evaluasi tiga ranah: kognitif melalui tes essay, afektif dengan penilaian sikap, dan psikomotor berupa tugas membuat kalender sejarah. Dari penelitian ini dapat di simpulkan bahwa integrasi materi Perang Banjar dan peran Tumenggung Jalil memperkaya pembelajaran sejarah sebagai pendalaman materi perjuangan kemerdekaan, sehingga lebih kontekstual dan relevan bagi murid.

References

Abbas, E. W., et al. (2014). Mewacana Pendidikan IPS (Cetakan kedua). Banjarmasin: FKIP Unlam Press.

Anis, M. Z. A., et al. (2014). Mewacana Pendidikan IPS (Cetakan kedua). Banjarmasin: FKIP Unlam Press.

Asri, M. (2017). Dinamika kurikulum di Indonesia. Modelling: Jurnal Program Studi PGMI, 4(2), 192–202.

Basrowi, & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Barlian, U. C., Solekah, S., & Rahayu, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan. Journal of Educational and Language Research, 1(12), 2105–2118.

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset: Memilih di antara Lima Pendekatan (Edisi ke-3). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hamdani. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Hamalik. (2013). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Herry, P. N. P., et al. (2014). Mewacana Pendidikan IPS (Cetakan kedua). Banjarmasin: FKIP Unlam Press.

Istarani. (2011). Model Pembelajaran Inovatif: Referensifi Guru dalam Menentukan Model Pembelajaran. Medan: Media Persada.

Khoiri, N. (2018). Metode Penelitian Pendidikan: Ragam, Model & Pendekatan. Southeast Asean Publishing.

Kocchar, S. K. (2008). Pembelajaran Sejarah (Teaching of History) (Purwanta & Yovita Hardiwati, Trans.). Jakarta: PT Grasindo.

Mawardi. (2019). Optimalisasi kompetensi guru dalam penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran, 20(1), 69–82.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mukrima. (2014). 53 Metode Belajar dan Pembelajaran. Bandung: UPI Rabudin.

Muliawan, J. U. (2014). Metodologi Penelitian Pendidikan dengan Studi Kasus. Yogyakarta: Gava Media.

Nurhadi, & Suwardi. (2010). Evaluasi Pembelajaran yang Efektif dan Menyenangkan. Jakarta Barat: Multi Kreasi Satudelapan.

Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., & Herry Hernawan, P. (2021). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 5(4), 6313–6319.

Susanto, H., & Akmal, H. (2019). Media Pembelajaran Sejarah Era Teknologi Informasi: Konsep Dasar, Prinsip Aplikatif, dan Perancangannya. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Sejarah FKIP Universitas Lambung Mangkurat.

Susanto, H. (2014). Seputar Pembelajaran Sejarah: Isu, Gagasan dan Strategi Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Syaharuddin, S. (2014). Nilai-nilai sejarah lokal (Banjar) dalam pembelajaran IPS (Studi pada sejarah lokal Kalimantan Selatan periode Perang Banjar, 1859–1906).

Syahputra, M. A. D., Sariyatun, S., & Ardianto, D. T. (2020). Peranan penting sejarah lokal sebagai objek pembelajaran untuk membangun kesadaran sejarah siswa. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 4(1), 85–94.

Subagyo. (2013). Membangun Kesadaran Sejarah. Semarang: Widya Karya Semarang.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2009). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Widja, I. G. (1989). Dasar-dasar Pengembangan Strategi serta Metode Pengajaran Sejarah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

Noordani, R., Prawitasari, M., & Nadilla, D. F. (2025). Implementasi Pembelajaran Berbasis Sejarah Lokal Dalam Kurikulum Merdeka Di Kelas XI SMAN 2 Paringin. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 7347–7355. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i1.17581