Transformasi Seni Tradisional ke Era Digital: Penerapan Konsep Fraktal dalam Desain Batik Berbasis Website untuk Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi

Authors

  • M.Arya Pasaribu Universitas Negeri Medan
  • Muhammad Ibrohim Nasution Universitas Negeri Medan
  • Annisya Mardiana Universitas Negeri Medan
  • Puspa Cahaya Universitas Negeri Medan
  • Dinda Kartika Universitas Negeri Medan

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17389

Abstract

Batik merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia. Keindahan motif batik sering kali mencerminkan harmoni seni dan filosofi mendalam. Penelitian ini mengintegrasikan seni tradisional batik dengan teknologi modern melalui penerapan konsep fraktal, cabang geometri yang mempelajari pola berulang dan kompleks. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sebuah website interaktif berbasis fraktal yang memungkinkan pengguna mendesain motif batik secara mandiri. Dengan algoritma matematis, pola batik dapat dihasilkan secara otomatis dan variatif, membuka peluang untuk eksplorasi desain yang inovatif. Hasil penelitian berupa platform yang memadukan estetika seni batik dan kecanggihan teknologi digital. Meski memiliki keterbatasan dalam variasi pola, website ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai alat kreatif yang memudahkan akses terhadap seni tradisional di era modern.

Downloads

Published

2024-12-31

How to Cite

Pasaribu, M., Nasution, M. I., Mardiana, A., Cahaya, P., & Kartika, D. (2024). Transformasi Seni Tradisional ke Era Digital: Penerapan Konsep Fraktal dalam Desain Batik Berbasis Website untuk Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 8578–8589. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.17389