Pengaruh Terapi Tawa Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di RT 25 Kelurahan Belo Kota Kupang
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16836Abstract
Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada lansia. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, stroke, dan gangguan ginjal jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu terapi komplementer yang dapat digunakan untuk membantu mengelola tekanan darah pada lansia adalah terapi tawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalsis pengaruh terapi tawa terhadap tekanan darah lansia hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan one group pretest-posttest design dengan jumlah sampel 29 lansia. Alat ukur yang digunakan adalah sphygmomanometer digital dan lembar observasi. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah diberikan terapi tawa. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji statistik paired t test. Hasil uji statistic menunjukan bahwa ada penurunan tekanan darah sistolik dan distolik yang signifikan dengan nilai p-value 0,000 dan 0,001 (<0,05). Kesimpulan hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi tawa dapat menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi dan disarakan agar dapat mengaplikasikan terapi tawa untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Emanuel Suban Bala Lewar, Erlin Oktavia Tunliu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







