Peran Kontrol Diri terhadap No Mobile Phone Phobia (Nomophobia) pada Siswa SMA

Authors

  • Tsaniya Mahadiva
  • Rita Markus Idulfilastri

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16454

Abstract

Di era globalisasi, kemajuan teknologi informasi menghadirkan smartphone sebagai perangkat esensial dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi siswa SMA. Meski bermanfaat sebagai alat komunikasi dan media pembelajaran, penggunaan smartphone yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif, seperti nomophobia (No Mobile Phone Phobia), yaitu kecemasan berlebihan saat tidak dapat mengakses smartphone. Penelitian ini meneliti hubungan antara kontrol diri dan nomophobia pada 379 siswa SMA di Jakarta berusia 15-18 tahun. Dengan pendekatan kuantitatif, nomophobia diukur menggunakan Nomophobia Questionnaire, sedangkan kontrol diri menggunakan Self-Control Scale. Analisis Pearson Correlation menunjukkan hubungan negatif signifikan antara kontrol diri dan nomophobia (R² = 0.105, F = 45.375, B = -0.748, p < 0.001). Artinya, semakin rendah kontrol diri, semakin tinggi risiko nomophobia, dengan kontrol diri menyumbang 10,5% terhadap tingkat nomophobia.

 

Downloads

Published

2024-12-08

How to Cite

Mahadiva, T., & Idulfilastri, R. M. (2024). Peran Kontrol Diri terhadap No Mobile Phone Phobia (Nomophobia) pada Siswa SMA. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(6), 4064–4078. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i6.16454