Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pertolongan Pertama Diare Pada Balita Di Klinik Romana Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.15077Keywords:
Pola Konsumsi, Zat Besi, Resiko AnemiaAbstract
Umumnya diare aling sering dialami oleh anak-anak, balita, terlebih anak balita masih belum dapat
memberitahukan keluhannya oleh karena itu, Ibu yang paling sering berinteraksi dengan anak harus
memiliki pengetahuan dalam hal penyakit diare sehingga bisa mencegah komplikasi lanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pertolongan
Pertama Diare pada balita di Klinik Romana Tahun 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan metode deskriptif dan teknik pengambilan sampel yang dilakukan dengan teknik
purposife Sampling. Jumlah populasi yaitu 140 orang ibu dengan anak balita. Jumlah responden ibu
balita di klinik romana berjumlah 58 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Tingkat
Pengetahuan ibu tentang Pertolongan Pertama diare pada Balita dengan 20 pernyataan Hasil
penelitian berpengetahuan “baik” sebanyak 56 orang (96,6%), pengetahuan “cukup” sebanyak 2 orang
(3,4%) berpengetahuan “kurang” 0%. Dapat disimpulkan Pengetahuan Ibu Tentang Pertolongan
pertama Diare Pada Balita di Klinik Romana Tanjung Anom 2024 adalah mayoritas berpengetahuan
baik disebabkan responden dapat memahami pertanyaan dari setiap indikator diare dan telah
mendapatkan informasi kesehatan. terdapat 2 ibu berpengetahuan cukup dikarenakan kedua ibu
tersebut masih mempunyai 1 anak balita dan mengatakan masih mempunyai pengalaman yang
kurang dalam memberikan pertolongan pertama diare pada anak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Clara Oktoriana Sitohang, Rusmauli Lumban Gaol, Naspita Ginting

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







