Pengaruh Variasi Temperatur terhadap Specific Fuel Consumption pada Proses Pengeringan Biji Kopi menggunakan Alat Rotary Dryer Berbahan Bakar Gas LPG

Authors

  • Alfi Yory Marambang Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Okta Sundari Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Nurul Kholidah Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Yohandri Bow Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Sahrul Effendy Politeknik Negeri Sriwijaya

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.14909

Abstract

Metode pengeringan memungkinkan produk tetap berkualitas tinggi untuk waktu yang lebih lama. Salah satu metode alternatif untuk mengeringkan biji kopi adalah dengan menggunakan pengeringan jenis rotary. Rotary dryer merupakan salah satu perangkat yang sering digunakan dalam industri pengeringan yang terdiri dari tabung berputar yang dipanaskan dari luar, dan udara panas diarahkan ke dala m tabung untuk menguapkan kelembaban dari permukaan material yang berputar di dalamnya. Pada penelitian bertujuan untuk mengurangi kadar air pada biji kopi dengan nilai kadar air sesuai dengan standar SNI 01-2907:2008 yaitu sebesar 12,05%. Hasil dari penelitian ini didapatkan kadar air 12,05% pada temperatur 80oC pada waktu selama 300 menit, dengan laju pengeringan paling tinggi sebesar 1,063 kg/jam m2 dengan nilai Specific fuel Consumption (SFC) meningkat hingga 0,383 Kg/kWh.

Downloads

Published

2024-10-14

How to Cite

Marambang, A. Y., Sundari, O., Kholidah , N., Bow, Y., & Effendy, S. (2024). Pengaruh Variasi Temperatur terhadap Specific Fuel Consumption pada Proses Pengeringan Biji Kopi menggunakan Alat Rotary Dryer Berbahan Bakar Gas LPG. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 7013–7024. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.14909