Implementasi Inovasi Bisnis Melalui Produk Pengemasan Berbahan Kayu (Studi Kasus PT. Bina Sarana Cipta)
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v3i1.14753Abstract
Penelitian ini mengkaji mengenai praktek inovasi yang dilakukan PT. Bina Sarana Cipta akibat dari pemberlakukan ISPM (Internation-al Standard Phytosanitary Measures) #15 merupakan peraturan yang dikeluarkan oleh The International Plant Protection Convention (IPPC) mengenai standar internasional kesehatan tumbuhan terhadap produk kemasan kayu. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana praktek inovasi bisnis serta analisis SWOT dalam im-plementasi inovasi bisnis. Metode penelitian yakni deskriptif kuali-tatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa . Inovasi model bisnis yang telah dilakukan seperti inovasi produk melalui perbaikan kualitas kayu yang digunakan dalam produksi, perbaikan dalam bi-dang pelayanan konsumen serta memperbaiki alur kinerja produksi (layout) produksi serta menggunakan media pemasaran secara online untuk menjangkau ceruk pasar yang lebih luas. Melalui ana-lisis SWOT dapat disimpulkan bahwa kemampuan perusahaan da-lam meningkatkan faktor internal melalui sisi kekuatan dan mem-perbaiki sisi kelemahan diharapkan dapat memanfaatkan peluang dan serta mengantisipasi ancaman dari faktor eksternal perus-ahaan. Sehingga implementasi inovasi model bisnis yang dilakukan dapat terus beradaptasi dengan perkembangan dunia bisnis di masa yang akan datang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Made Sudiksa, Sang Ayu Putu Sanistyawati, Komang Agus Rudi Indra Laksmana, Ni Made Yudhaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







