Kajian Manajemen Komunikasi Krisis Kasus Rudapaksa dalam Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Tahun 2021
Abstract
Kasus kekerasan perempuan yang terjadi di Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah tahun 2021 lalu menarik perhatian publik. Peneliti menelaah proses penyelesaian masalah dari Kemenkop UKM dengan konsep Image Restoration Theory dan Situational Crisis Communication Theory. Kasus ditelaah dari dua garis waktu, sebelum viral dan sesudah viral. Kedua garis waktu dianalisis melalui 5 tahap: framing, labelling, summarizing, synthesizing, dan concluding. Penyelesaian masalah Kemenkop UKM sebelum viral dilakukan dengan metode pengurangan (diminish) suatu krisis, dan mendorong upaya restorative justice oleh pihak kepolisian. Setelah viral, Kemenkop UKM akhirnya mengambil tindakan corrective action. Empat solusi dari para peneliti pada kasus ini yakni: perombakan ulang pegawai, membuat atau memperbarui strategi krisis, menyelesaikan krisis secara menyeluruh, serta menjadikan Majelis Kode Etik yang netral dan independen. Peneliti menemukan bahwa warganet di era digital mulai lebih peka terhadap isu kesetaraan gender. Penyelesaian krisis kedepannya harus diselesaikan tanpa berat sebelah







