Analisis Persediaan Material Gypsum, Pozzolan dan Batu Bara: Studi Kasus PT Semen Padang

Authors

  • Nurhayati Lestari Universitas Islam Indonesia
  • Harlinda Rasvi Nabela Universitas Islam Indonesia

Abstract

Persediaan adalah hal penting karena digunakan untuk memenuhi pemakaian atau permintaan di masa mendatang. Risiko pada persediaan salah satunya adalah ketidakpastian. PT. Semen padang sebagai perusahaan semen terkemuka, memiliki permasalahan overstock pada 3 material tambahan, dimana persedian pengaman juga berlebih sehingga storage tidak mencukupi. Oleh karena itu dibutuhkan kendali persediaan salah satunya dengan metode MinMax. Metode ini tidak hanya menganalisis stok pengaman tapi juga menghitung maksimal stok, minimal stok, titik pemesanan kembali (ROP), order quantity dan frekuensi pemesanan per periode tertentu. Material gypsum melakukan pemesanan sebanyak 12 kali dengan Q 21.717,59 ton. Material pozzolan melakukan pemesanan sebanyak 120 kali dengan Q 4.281,77 ton. Dan untuk material batu bara melakukan pemesanan sebanyak 179 kali dengan Q 7.956 ton.

Downloads

Published

2023-06-05

How to Cite

Lestari, N., & Nabela, H. R. (2023). Analisis Persediaan Material Gypsum, Pozzolan dan Batu Bara: Studi Kasus PT Semen Padang . Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 7861–7869. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1299