Manufacturing Bio Briquettes from a Mixture of Coconut Shell and Cane Baggage using the Taguchi Method with the Pyrolysis Process

Authors

  • Anggun Puspitarini Siswanto Diponegoro University
  • Selvira Paulina Ananda Diponegoro University

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.12941

Abstract

Kebutuhan sumber energi di Indonesia dan konsumsi energi manusia semakin meningkat. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka dibuatlah bahan bakar alternatif yaitu biobriket dari tempurung kelapa dan ampas tebu. Biobriket adalah bahan bakar alternatif yang terbuat dari bahan bakar dengan ukuran/diameter kecil (ranting, serbuk, serpihan, serpihan, tempurung kelapa, tempurung kemiri, dan lain-lain). Tempurung kelapa memiliki sifat termal yang baik, yang dapat dilihat dari panas pembakaran, temperatur gelas, dan temperatur leleh, sehingga memiliki peluang yang besar sebagai bahan bakar pengganti. Ampas tebu atau bagasse merupakan hasil sampingan dari proses ekstraksi tebu. Perekat diperlukan untuk membantu membentuk ikatan antar partikel saat pembuatan bio-briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu karbonisasi dan komposisi tempurung kelapa terhadap kualitas bio-briket. Analisis proksimat yang dilakukan pada penelitian ini meliputi nilai kalor, kadar air, kadar zat mudah menguap, dan kadar abu. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi. Hasil penelitian analisis proksimat telah memenuhi SNI. Metode Taguchi dapat menghasilkan kombinasi parameter yang terbaik sebagai model dan acuan dalam pembuatan briket dalam skala yang lebih besar. Dengan demikian, briket yang dihasilkan ramah lingkungan dan sesuai untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar alternatif. Dengan cara ini, dapat meminimalisir masalah pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh sampah.

Downloads

Published

2024-07-05

How to Cite

Siswanto, A. P., & Ananda, S. P. (2024). Manufacturing Bio Briquettes from a Mixture of Coconut Shell and Cane Baggage using the Taguchi Method with the Pyrolysis Process. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 516–524. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.12941