Penyebaran Nyamuk Wolbachia Sebagai Pencegahan Demam Berdarah dalam Perspektif Prinsip Etika Beneficence

Authors

  • Afif Amir Amrullah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Vyrza Aristya Safitriani Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Afifah Rohadatul 'Aisy Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Nikita Alia Rajebta Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta
  • Amani Shofi Karimah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12419

Abstract

Beneficence adalah prinsip moral yang mengutamakan tindakan demi kebaikan atau kemanfaatan bagi orang lain, melalui perlindungan dan penjagaan hak. Kebijakan pemerintah untuk menyebarkan nyamuk Wolbachia sebagai upaya menurunkan kejadian DBD telah menimbulkan kekuatiran pada sebagian masyarakat, sehingga perlu dikaji kebijakan ini berdasarkan prinsip etika beneficence. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan studi kepustakaan. Dari hasil studi, diperoleh adanya keberhasilan dalam menurunkan insidensi kasus DBD dan Proporsi jumlah orang yang dirawat inap, sehingga berdasarkan analisis risiko bahwa nyamuk Wolbachia “cause more harm” dapat diabaikan sampai 30 tahun kedepan. Namun demikian karena bakteri sebagai makhluk hidup dapat beresiko melakukan mutasi di alam, maka perlu monitoring ketat agar tidak menimbulkan efek negatif di masa yang akan datang.
Kata Kunci: Beneficence, Wolbachia

Downloads

Published

2024-06-25

How to Cite

Amrullah, A. A., Safitriani, V. A., ’Aisy, A. R., Rajebta, N. A., & Karimah, A. S. (2024). Penyebaran Nyamuk Wolbachia Sebagai Pencegahan Demam Berdarah dalam Perspektif Prinsip Etika Beneficence. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 15341–15349. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12419