Menuju Kota yang Berbudaya dan Nyaman: Transformasi Transportasi Kendaraan Listrik di Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12127Abstract
Dalam menuju kota yang berbudaya yang ramah lingkungan diperlukan promosi mengenai adopsi kendaraan listrik yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, pendekatan budaya sangat penting. Dalam upaya ini, melibatkan pemuka masyarakat, tokoh budaya, dan kelompok-kelompok lokal dalam perancangan dan implementasi program adopsi kendaraan listrik, serta menggunakan media tradisional, seni pertunjukan, atau acara budaya lainnya untuk kampanye kesadaran. Artikel ini mengkaji potensi adopsi kendaraan listrik di Jakarta Pusat, sebuah wilayah padat penduduk dengan tantangan perkotaan dan transportasi yang signifikan, serta keragaman budaya yang dimiliki. Selain itu, infrastruktur pengisian daya harus dirancang dan diintegrasikan dengan sentra-sentra kegiatan masyarakat. Dengan mempertimbangkan aspek budaya, transisi ke transportasi perkotaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan dapat dilakukan secara lebih lancar dan diterima secara luas, serta menghargai dan melestarikan kekayaan budaya setempat.







