Faktor Pengaruh Prevalensi Diabetes di Daerah Pegunungan dan Pesisir Pantai Indonesia: Review Jurnal
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12047Keywords:
Diabetes Melitus, Gunung, Pesisir, FaktorAbstract
Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan metabolisme yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Diabetes terutama berhubungan dengan hiperglikemia, namun juga berhubungan dengan gangguan metabolisme lemak dan protein tubuh. Prevalensi diabetes melitus cenderung lebih tinggi di negara-negara berpendapatan rendah dan menengah dibandingkan di negara-negara berpendapatan tinggi. WHO melaporkan bahwa sejak tahun 1980, jumlah orang dewasa yang menderita Diabetes Mellitus (DM) meningkat empat kali lipat, mencapai 422 juta orang pada tahun 2014 dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan penyakit lainnya. Indonesia merupakan negara kepulauan yang juga memiliki pegunungan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan cenderung memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir. Review jurnal dikumpulkan dengan menggunakan metode studi literatur, baik dari literatur primer maupun sekunder. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kejadian diabetes di daerah pegunungan dan pesisir, antara lain konsumsi buah dan sayur, gaya hidup, status gizi, pendidikan, dan lain-lain.







