Less Contact Economy Through Digital Marketing In The MSME Industry

Authors

  • Lady Diana Warpindyastuty Bina Sarana Informatika University
  • Niken Herawati Bina Sarana Informatika University
  • Aris Hidayat Bina Sarana Informatika University
  • SyahrialSyahrial Addin4 Syahrial Addin4 Bina Sarana Informatika University

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11949

Abstract

Realitas aktual perekonomian Indonesia saat ini, salah satunya adalah rendahnya daya beli akibat pasca pandemi COVID-19. Ketika pemasaran tradisional memerlukan interaksi fisik sebagai wujud aktivitas ekonomi, maka pada masa pandemi interaksi fisik sangat terbatas, itupun harus memperhatikan protokol kesehatan dengan cermat. Di sisi lain, harus diakui bahwa industri UMKM menjadi salah satu sektor ekonomi yang terdampak pandemi, meski sebenarnya sektor tersebut mampu bertahan dalam suasana krisis. Pemasaran produk industri UMKM cenderung konvensional, sehingga masa pandemi dirasa menjadi penghambat proses bisnis yang aktif dan dinamis di industri tersebut. Strategi keluar harus disusun agar aktivitas perekonomian khususnya di sektor UMKM secara bertahap dapat kembali normal dan diharapkan tumbuh pesat. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan less contact economy, dimana transaksi ekonomi tidak lagi dilakukan dengan interaksi fisik yang masif dan intens, melainkan dengan wahana yang dimediasi oleh instrumen teknologi.

Kata Kunci : Less Contact Economy, Pemasaran Digital, Industri UMKM

Downloads

Published

2024-06-12

How to Cite

Warpindyastuty, L. D., Herawati, N., Hidayat, A., & Syahrial Addin4, S. A. (2024). Less Contact Economy Through Digital Marketing In The MSME Industry. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 11701–11706. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11949