Pengurangan Waste Pada Proses Produksi EQ Spacing Menggunakan Metode Lean Six Sigma
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11645Abstract
\
PT XYZ beroperasi dalam bidang pengecoran logam Dalam proses produksi masi belum sempurna sehingga mengakibatkan pemborosan berupa pemborosan berupa cacat dan aktivitas berlebih. Diketahui dari hasil produksi pada bulan Januari hingga Desember 2023 cacat produk sebanyak 1.733 unit dari total produksi sebanyak 3.863 unit. Adapun tujuan studi ini yaitu dengan memeberikan usulan perbaikan guna meminimalisir waste yang terjadi. Sehingga metode yang digunakan untuk mengatasi masalah yang terjadi adalah dengan menggunakan metode lean six sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) dengan kombinasi tools value stream mapping. Identifikasi waste yang terjadi pada proses produksi adalah waste of defect yang dimana terdapat tiga jenis cacat yaitu bocor cetakan, rongga udara, dan cacat yang paling dominan adalah inklusif terak. Kemudian pemborosan waste of motion pada bagian pembuatan pola cetakan produk eq spacing dan perpindahannya. Berikut merupakan usulan mengurangi terjadinya pemborosan (waste) pada proses produksi yaitu dengan meningkatkan pengawasan pada bagian metling, fetling, dan machining, memberikan arahan kepada operator mengenai proses produksi, menerapkan ventilasi mekanis exhaust fan, dan menggantikan bolam lampu agar pencahayaan lebih terang.







