Muslim Consumer Intentions Towards Boycotted Products Affiliated with Israel in Indonesia

Authors

  • Annisa Fitri Universitas Indonesia
  • Nurwahidin Nurwahidin Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia
  • Rahmat Fitriansyah Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia
  • Annisa Maulidia Alfian Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11407

Abstract

Konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel telah memicu seruan internasional untuk memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan Israel. Fatwa Nomor 83 Tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada 8 November 2023, menyerukan boikot sebagai bentuk dukungan terhadap Palestina. Penelitian ini menganalisis intensi konsumen Muslim di Jabodetabek dalam memboikot produk-produk tersebut dengan menggunakan teori perilaku konsumen. Studi ini mengkaji variabel seperti product judgment, brand distrust, intrinsic religious motivation, animosity, and self-enhancement, dan peningkatan diri untuk melihat pengaruhnya terhadap intensi boikot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel-variabel yang dapat mempengaruhi intensi boikot produk terafiliasi Israel yaitu product judgement (X1) dengan tingkat signifikansi positif sebesar 0.025 dan intrinsic religious motivation (x3) dengan tingkat signifikansi positif sebesar 0.000. Sementara variabel brand distrust (X2), animosity (X4) dan self ehancement (X5) tidak berpengaruh terhadap intensi boikot produk terafiliasi Israel dengan tingkat signifikansi di atas 0.05.

Downloads

Published

2024-06-17

How to Cite

Fitri, A., Nurwahidin, N., Fitriansyah, R., & Alfian, A. M. (2024). Muslim Consumer Intentions Towards Boycotted Products Affiliated with Israel in Indonesia. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 13926–13945. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11407