Analisis Keselamatan Kerja Pada Kegiatan Penambangan Batubara Menggunakan Metode Hiradc Pada PT. Mega Multi Energi Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah

Authors

  • Reza Aprilia Universitas Palangka Raya
  • Neny Fidayanti Universitas Palangka Raya
  • I Putu Putrawiyanta Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11038

Abstract

Terjadinya 9 (sembilan) insiden kecelakaan kerja pada tahun 2023 pada Pit 2 BB II PT. Mega Multi Energi, maka diperlukan peninjauan ulang manajemen keselamatan kerja. Hal tersebut yang melatarbelakangi penulis melakukan analisis menggunakan metode Hazard identification, Risk Assessment and Determine Control (HIRADC) dengan mengalikan 3 parameter yaitu kemungkinan (probability), Kekerapan (frequency) dan dampak (consequence). Penelitian dilakukan dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi bahaya, setelah itu dinilai risikonya berdasarkan AS/NZS 4360 (2004). Hasil dari identifikasi bahaya diperoleh sebanyak 34 potensi bahaya, diperoleh tingkat risiko dalam kategori very high 13 bahaya, priority 12, subtancial 5 bahaya, Priority 3 bejumlah 3 bahaya dan acceptable 1 bahaya. Adanya pengendalian dari perusahaan diperoleh tingkat risiko sisa yaitu subtancial 15 bahaya, Priority 3 berjumlah 13 bahaya dan acceptable sebanyak 6 bahaya. Tingkat risiko sisa tertinggi yaitu kategori subtancial sehingga diperlukan pengendalian tambahan.

Downloads

Published

2024-05-20

How to Cite

Aprilia, R., Fidayanti, N., & Putrawiyanta, I. P. (2024). Analisis Keselamatan Kerja Pada Kegiatan Penambangan Batubara Menggunakan Metode Hiradc Pada PT. Mega Multi Energi Desa Sikui Kecamatan Teweh Baru Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 5538–5556. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.11038

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2