Strategi Destinasi Branding Kampung Edukasi Untuk Meningkatkan Pengunjung Dan Menjadi Objek Wisata Unggulan Desa Kembangkuning Boyolali
DOI:
https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10931Abstract
Pariwisata merupakan salah satu industri yang paling menjanjikan karena dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, salah satu negara yang memberdayakan sektor pariwisata adalah Indonesia bahkan sektor pariwisata bisa menjadi branding yang bagus untuk wilayah yang memiliki potensi industri pariwisata. Salah desa wisata yang berada dalam wilayah kabupaten boyolali memiliki salah satu kawasan wisata yang mampu mendongkrak prekonomian masyarakat sekitarnya. Hal ini menjadi target bagi pihak pengelola dan pemerintah desa untuk semakin mengembangkan kawasan wisata, terdapat satu lokasi yang berpotensi untuk menjadi destinasi wisata unggulan adalah kampung edukasi yang terletak di desa kembangkuning, untuk mengetahui strategi destinasi branding tersebut peneliti menggunakan teori dari Morgan dan Pritchard dengan metodeologi penelitian kualitatif deskriptif . Hasil temuan memaparkan bahwa ada lima tahapan destinasi branding yang di lakukan oleh pihak pengelola wisata kampung edukasi boyolali Tahap pertama, mengnalisis apa yang berpotensi untuk di jadukan kawasan pariwisata dengan menggandeng stakeholder. Tahap kedua, mengembangkan identitas dengan memaksimalkan tiga layanan wisata. Tahap ketiga, mengenalkan produk kepada masyarakat menggunakan media sosial serta sosialisasi Tahap keempat, dengan imlementasi brand melalui simbol, slogan dan membuat link tree yang berisikan layanan wisata dan profile objek wisata. Tahap kelima, monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh pihak pengelola dan pokdariws. Temuan lainnya yang peneliti dapatkan konsep kawasan wisata ini satu-satunya yang ada di Jawa Tengah.







