Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Jalan Nasional Di Kota Manado Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP)

Authors

  • Tiny Mananoma Universitas Sam Ratulangi
  • Fajar Riyo Satomo Universitas Sam Ratulangi
  • Meliska Eviany Raranta Universitas Sam Ratulangi
  • Dwight Timothie Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10454

Abstract

Kondisi jalan akan mengalami penurunan seiring dengan umur pelayanan diakibatkan oleh beban lalu lintas dan beberapa faktor lainnya sehingga untuk mengembalikan kondisinya maka diperlukan adanya upaya pemeliharaan jalan. Persoalan ini mempengaruhi keamanan transpotasi jalan yaitu salah satu dampaknya kondisi jalan yang rusak meningkatkan risiko kecelakaan, maka perlu adanya penentuan skala prioritas pemeliharaan jalan, termasuk pada jalan Nasional di Kota Manado. Dalam Penelitian ini menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai penentu urutan prioritas pemeliharaan jalan dengan kriteria yang digunakan adalah Kondisi Jalan, Lalu Lintas Harian (LHR), dan Panjang Jalan. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan stakeholder. Dari hasil analisa didapati bobot kriteria LHR 0,633, bobot kriteria panjang 0,260 dan bobot kriteria kondisi fisik 0,106. Adapun diketahui bahwa jalan R Martadinata menjadi skala prioritas pertama dengan bobot 0,458, jalan Yos Sudarso pada skala prioritas kedua dengan bobot 0,345, jalan Jenderal Sudirman pada skala prioritas terakhir dengan bobot 0,197.

Author Biographies

Tiny Mananoma, Universitas Sam Ratulangi

Universitas Sam Ratulangi

Fajar Riyo Satomo, Universitas Sam Ratulangi

Universitas Sam Ratulangi

Meliska Eviany Raranta, Universitas Sam Ratulangi

Universitas Sam Ratulangi

Downloads

Published

2024-05-15

How to Cite

Mananoma, T., Riyo Satomo, F., Eviany Raranta, M., & Timothie, D. (2024). Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Jalan Nasional Di Kota Manado Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 4406–4416. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10454