Praktik Politik Syaikh Zainuddin Abdul Madjid Perspektif Maqasid Syariah

Authors

  • Asmuni Asmuni DHI UII Yogyakarta
  • Mansyur Mansyur DHI UII Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10450

Keywords:

Praktik Politik Syekh Zainuddin, Maqasid Syariah

Abstract

Semangat perjuangan keagamaan dapat diwujudkan melalui berbagai varian, sebagai spirit perjuangan. Agama telah menawarkan suatu cara pandang hidup yang mampu meng-cover setiap tindakan yang mengarah pada pembentukan manusia seutuhnya, demikian pula islam pada sisi kehidupan ummat baik dalam hal sosial, budaya, hukum maupun politik. Agama dan politik merupakan dua sisi yang terkadang dianggap bersebrangan. “agama” sebagai dasar berpolitik dalam melestarikan keyakinan yang dianut sering kali mengalami hambatan karena pemerintah terkadang menganggap sebagai batu sandungan yang mampu menggeser ketahanan kekuasaan seperti yang kita lihat pada masa aktivitas politik Syekh Zainuddin Abdul Majid, perjalanan politiknya semakin terlihat jelas pasca kemerdekan dengan mengikuti partai politik dan menentukan arah bangsa indonesia bagian timur hususnya pulau Lombok. Karir politik Syekh Zainuddin Abdul Majid bermula ketika menjabat sebagai Konsulat Nahdlatul Ulama Sunda Kecil pada tahun 1950. tahun 1952 menjadi ketua badan penasehat partai masyumi pulau Lombok.

Downloads

Published

2024-06-09

How to Cite

Asmuni, A., & Mansyur, M. (2024). Praktik Politik Syaikh Zainuddin Abdul Madjid Perspektif Maqasid Syariah. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 11014–11027. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10450