Problem Diagnosis, Problem Assistance, Prioritizing Health Problems, and Alternative Solutions to the Problem of Non Communicable Disease (PTM) in Klampok Village, Bojonegoro City, East Java

Authors

  • Ditami Rahmasita Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.10402

Abstract

Angka perokok aktif yang merokok di dalam rumah, tingginya angka prevalensi penyakit asam urat, tingginya angka prevalensi hipertensi, serta belum optimalnya program sosialisasi tentang pencegahan penyakit tidak menular. Mengidentifikasi masalah kesehatan, prioritas masalah kesehatan, menganalisis akar penyebab dari masalah kesehatan, menentukan rencana implementasi program berdasarkan prioritas masalah kesehatan, dan melakukan implementasi program masalah.Jumlah populasi sebanyak 894 jiwa dan sampel yang diambil adalah 107 jiwa dengan metode cluster random sampling. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas masalah kesehatan PTM di Desa Klampok adalah penyakit hipertensi dengan prevalensi sebesar 15,9% dan hasil problem tree diagram menunjukkan bahwa tingginya prevalensi hipertensi disebabkan karena rendahnya minat olahraga pada masyarakat, mayoritas masyarakat masih memiliki kebiasaan merokok, kurangnya penerapan manajemen stress, dan konsumsi garam berlebih. Penentuan prioritas alternatif solusi menggunakan metode meer (metodologi, efektivitas, efisiensi, relevansi) dan diperoleh alternatif solusi yang sesuai adalah Pengadaan program Gali Potensi (Gerakan Kedaton Peduli Hipertensi) yang memiliki beberapa sub kegiatan antara lain adalah penyuluhan mengenai pengendalian hipertensi, pembentukan media promosi kesehatan, pelatihan dan pembekalan kader PTM terhadap permasalahan hipertensi, dan pengenalan Toga.

Downloads

Published

2024-04-29

How to Cite

Rahmasita, D. (2024). Problem Diagnosis, Problem Assistance, Prioritizing Health Problems, and Alternative Solutions to the Problem of Non Communicable Disease (PTM) in Klampok Village, Bojonegoro City, East Java. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(2), 8794–8805. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i2.10402