Peran Modul Nusantara dalam Mengenal Tradisi Pemakaman di Desa Adat Trunyan melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Authors

  • Excelsis Sarina Paerhusip Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Yolanda Sinaga Universitas HKBP Nommensen Medan
  • Jelita Pakpahan Universitas HKBP Nommensen Medan

Abstract

Modul Nusantara merupakan salah satu mata kuliah wajid dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Modul Nusantara terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan yang berfokus dalam menciptakan pemahaman tentang keberagaman dan bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran mata kuliah Modul Nusantara dalam mengenal tradisi pemakaman di Desa Adat Trunyan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitiannya adalah masyarakat di desa adat Trunyan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitan menunjukkan bahwa mata kuliah Modul Nusantara memiliki peran penting dalam mengenal tradisi di desa adat Trunyan, terutama dalam tradisi pemakaman yang disebut dengan Mepasah atau Kubur Angin yang dapat diamati secara langsung.

Kata Kunci: Desa Trunyan, Modul Nusantara, Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Author Biographies

Excelsis Sarina Paerhusip, Universitas HKBP Nommensen Medan

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Yolanda Sinaga, Universitas HKBP Nommensen Medan

Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Jelita Pakpahan, Universitas HKBP Nommensen Medan

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Downloads

Published

2023-06-19

How to Cite

Parhusip, E. S., Sinaga, Y., & Pakpahan, J. (2023). Peran Modul Nusantara dalam Mengenal Tradisi Pemakaman di Desa Adat Trunyan melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(2), 12995–13004. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1039