Evaluasi Pharmacovigilance Ditinjau dari Adverse Drug Reaction Obat Anti Kanker Pada Pasien RSUD Kota Temanggung

Authors

  • Eunnike Calselira Damora Mokodongan Universitas Al-Irsyad Cilacap

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10142

Abstract

Kasus penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2021, insidens kanker pada tahun 2018 sampai 2021 mengalami peningkatkan dari 12,7 juta kasus meningkat menjadi 14,2 juta kasus. (Kemenkes RI, 2021). Seperti di ketahui, kanker merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia dengan jumlah 9.6 juta kematian per-tahun. Contohnya di RSUD Kota Temanggung pada tahun 2022 kanker menduduki peringkat tiga besar penyakit terbanyak. Dalam penggunaan obat – obat kanker harus diperhatikan Adverse Drug Reaction (ADR) yang ditimbulkan terhadap organ atau sistem tubuh. Salah satu upaya untuk memantau dan mengurangi kejadian yang tidak diinginkan adalah studi farmakovigilans untuk meningkatkan keselamatan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui serta menganalisis gambaran kejadian ADR terhadap pengobatan pasien kanker di RSUD Kota Temanggung. Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan rancangan deskriptif, observasi data diambil secara prospektif dengan teknik accidental sampling dan pendekatan melalui wawancara terpimpin kepada pasien langsung yang dilengkapi oleh data laboatorium serta kondisi klinis pasien menggunakan algoritma Naranjo. Usia pasien kanker kemungkinan besar trejadi ADR pada usia 46-65 tahun persentase sebanyak 48,8%, pasien yang memiliki komorbid kemungkinan besar terjadi ADR pada komorbid hipertensi persentase sebanyak 31,7 %, jenis kelamin pasien kanker didapatkan kemungkinan besar ADR dengan persentase 46,3 %, pekerjaan pasien kanker didapatkan kemungkinan besar ADR dengan persentase 29,2%, kebiasaan pasien didapatkan kemungkinan besar ADR pada kebiasaan perokok pasif dan penggunaan MSG saat memasak dengan persentase 58,5%. Pada kombinasi obat yang digunakan paling banyak terjadi ADR pada kombinasi Curacil 300mg+Paclitaxel 60mg+Epirubicin 50mg dengan kejadian ADR gangguan tidur, mual, muntah, lemas.

Downloads

Published

2024-05-20

How to Cite

Mokodongan, E. C. D. (2024). Evaluasi Pharmacovigilance Ditinjau dari Adverse Drug Reaction Obat Anti Kanker Pada Pasien RSUD Kota Temanggung. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 5465–5476. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10142