Pengaruh Kehamilan Terhadap Dry Eye Syndrome di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar

Authors

  • Mohammad Aqsal Daenunu Universitas Muslim Indonesia
  • M. Hamsah Universitas Muslim Indonesia
  • Zulfikri Khalil Novriansyah Universitas Muslim Indonesia
  • Mona Nulanda Universitas Muslim Indonesia
  • Nur Aulia Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7647

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui angka kejadian ibu hamil yang mengalami dry eye syndrome saat kehamilan di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar, mengetahui karakteristik ibu hamil yang mengalami dry eye syndrome, dan menganalisa hubungan pengaruh kehamilan terhadap dry eye syndrome. Penelitian ini merupakan penelitian analitik (kuantitatif) dengan desain studi Cross-sectional, yaitu penelitian non eksperimental menggunakan data primer yang diteliti dalam satu waktu untuk mengetahui Pengaruh kehamilan terhadap Dry eye syndrome pada Ibu Hamil di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Kota Makassar. Oleh karena itu peneliti memilih desain studi cross sectional sebagai desain studipaling tepat digunakan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas responden yang mengalami mata kering terdistribusi pada rentang usia 25-30 tahun (53.5%) dan rentang usia kehamilan 4-6 bulan (50.7%). Hal ini menunjukkan kecenderungan bahwa kelompok usia dan fase kehamilan tertentu memiliki risiko lebih tinggi terhadap kondisi mata kering. Analisis karakteristik responden berdasarkan usia menyoroti rentang usia 26-30 tahun sebagai kelompok dengan proporsi signifikan kasus mata kering ringan dan sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa ada perbedaan dalam tingkat keparahan mata kering di antara kelompok usia tertentu, dengan implikasi potensial terhadap strategi diagnosis dan pengelolaan. Penelitian ini mengidentifikasi bahwa rentang usia kehamilan 4-6 bulan memiliki jumlah responden yang signifikan (50.7%), sementara rentang usia kehamilan 7-9 bulan juga memiliki proporsi yang tinggi (49.3%). Hal ini menekankan pentingnya memahami hubungan antara fase kehamilan dan kemungkinan perkembangan mata kering, memberikan perspektif tambahan untuk diagnosis dan perawatan selama periode kehamilan tersebut.

Downloads

Published

2024-01-20

How to Cite

Daenunu, M. A., Hamsah, M., Novriansyah, Z. K., Nulanda, M., & Aulia, N. (2024). Pengaruh Kehamilan Terhadap Dry Eye Syndrome di Rumah Sakit Ibu dan Anak Sitti Khadijah 1 Muhammadiyah Makassar . Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(1), 5017–5025. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.7647

Most read articles by the same author(s)