Akseptabilitas Layanan dan Minat Penggunaan Peer to Peer Lending pada Pelaku Usaha di Kota Mataram

Authors

  • Shania Irene Balqis Universitas Mataram
  • Lukman Effendy Universitas Mataram
  • Widia Astuti Universitas Mataram

Keywords:

Acceptability, Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Intention to Use, Minat, Penerimaan

Abstract

Peer to Peer Lending (P2P-L) merupakan salah satu layanan Fintech Lending yang penggunaannya terus meningkat setiap tahun di Indonesia. Peningkatan jumlah pengguna menjadi indikasi besarnya ketertarikan dan penerimaan masyarakat atas layanan yang ditawarkan oleh P2P-L. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat akseptabilitas layanan P2P-L terhadap minat pelaku usaha di Kota Mataram menggunakan indikator dalam Technology Acceptance Model (TAM), yakni perceived ease of use dan perceived usefulness. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Data dalam penelitian merupakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada pelaku usaha pada enam kecamatan di Kota Mataram. Teknik analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square (PLS). Setelah dilakukan pengujian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perceived usefulness berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan P2P-L pada pelaku usaha di Kota Mataram. Sedangkan perceived ease of use tidak berpengaruh terhadap minat penggunaan P2P-L pada pelaku usaha di Kota Mataram.

Downloads

Published

2023-12-07

How to Cite

Irene Balqis, S., Effendy, L., & Astuti, W. (2023). Akseptabilitas Layanan dan Minat Penggunaan Peer to Peer Lending pada Pelaku Usaha di Kota Mataram. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(6), 4177–4190. Retrieved from http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6409

Similar Articles

<< < 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.