Pengaruh Edukasi tentang Anemia melalui Media Video dan Pesan Teks Whatsapp terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri di Jurusan FKIP Universitas Citra Bangsa Kupang NTT
Abstract
Tujuan penelitan ini buat menganalisis pengaruh bimbingan anemia lewat media video terhadap kenaikan pengetahuan serta perilaku anak muda gadis tentang anemia dibanding dengan pesan bacaan whatsapp dan buat mengenali daya guna dari pemakaian media tersebut. Riset ini ialah riset kuantitatif, dengan desain riset memakai tata cara eksperimen semu (quasi experiment) dengan pendekatan pre test-post test with control group Design. Penentuan ilustrasi memakai tipe Probabilitiy dengan metode Sederhana random sampling. Responden riset ini merupakan anak muda gadis berumur 18 hingga 20 tahun yang terletak di Universitas Citra Bangsa Kupang yang dihitung memakai komparatif kategorik tidak berpasangan dengan responden sebanyak 30 orang tiap kelompoknya. Analisis memakai analisis univariabel buat memandang cerminan ciri responden memakai frekuensi serta persentase, analisis bivariabel buat mengenali perbandingan pengetahuan serta perilaku tentang bimbingan anemia anak muda gadis pada kedua kelompok, serta informasi tidak berpasangan digunakan uji t-test tidak berpasangan ataupun uji non-parametik dengan Uji-U Mann-Whitney bila informasi tidak terdistribusi wajar Hasil analisis dalam tujuan riset awal membuktikan besarnya peningkatan skor pengetahuan pada kelompok media video animasi rata-ratanya merupakan 18,7 (naik 38,78%) sebaliknya pada kelompok pesan bacaan rata-rata peningkatannya 10,0 (naik 18,95%). Hasil uji statistik dengan uji t diperoleh nilai p = 0,046 (p<0,05) yang bermakna. Tujuan riset kedua didukung hasil kalau kelompok media video animasi saat sebelum serta setelah intervensi menampilkan terdapatnya kenaikan yang bermakna (p<0,05), dari 76,5 jadi 87,2 sebaliknya pada kelompok media pesan bacaan tidak menampilkan terdapatnya perbandingan yang bermakna (p>0,05) dari 80,4 jadi 79,4. Perbandingan kenaikan skor perilaku ini bersumber pada uji Mann-Whitney diperoleh nilai p = 0,009 (p<0,05) yang bermakna. Sebaliknya buat tujuan riset ketiga didukung oleh hasil yang membuktikan kalau nilai efektifitas media video mempunyai rasio peningkatan pengetahuan sebesar 1,50 kali (IK 95% : 0,81-2,79) apabila dibanding dengan media pesan bacaan Ada peningkatan perilaku media video rasio kenaikannya 2,20 kali (IK 95% : 1,27 – 3,81) apabila dibanding dengan media pesan bacaan Bimbingan anemia lewat media video animasi memakai aplikasi whatsapp lebih mempengaruhi serta efisien terhadap kenaikan pengetahuan serta perilaku anak muda gadis apabila dibanding dengan media pesan bacaan.







