Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Kelurahan Laksamana Wilayah Kerja Puskesmas Dumai Kota Tahun 2023
Abstract
Salah satu masalah gizi yang terjadi pada anak balita adalah wasting. Wasting atau gizi buruk merupakan salah satu masalah gizi yang ditandai dengan indikator status gizi BB/TB < - 2 SD. Penyebab terjadinya wasting diakibatkan oleh asupan riwayat infeksi, lingkungan, kelengkapan imunisasi dan pendapatan keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 12-59 bulan di Kelurahan Laksamana wilayah kerja Puskesmas Dumai Kota. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 01 s/d 30 April 2023. Populasi dan sampel pada penelitian ini berjumlah 924 balita usia 24-59 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling yaitu 125 responden. Alat pengumpulan data berupa kuisioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji Chi-Square. Terdapat 30 responden dengan kejadian wasting, 82 responden tidak memiliki riwayat ISPA, 86 responden kelengkapan imunisasi lengkap, 69 responden dengan lingkungan sehat dan 66 responden dengan pendapatan yang rendah. Hasil uji statistik didapat p value = 0,134 artinya tidak ada hubungan antara riwayat ISPA dengan kejadian wasting, p value = 0,950 artinya tidak ada hubungan antara kelengkapan imunisasi dengan kejadian wasting, p value = 0,980 artinya tidak ada hubungan antara lingkungan dengan kejadian wasting dan p value = 0,006 artinya ada hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian wasting. Diharapkan agar Puskesmas Dumai Kota terus mengupayakan pencegahan kejadian wasting dengan memberikan penyuluhan serta konseling bagi ibu balita tentang gizi dan kesehatan.







