Peran Lapas Dalam Pemenuhan Hak Bagi Narapidana Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pekam)
Keywords:
Narapidana, Disabilitas, Pemenuhan Hak NarapidanaAbstract
Artikel ini membahas peran dan hambatan yang terkait dengan pemenuhan hak narapidana penyandang disabilitas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Indonesia, dengan fokus pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam. Lapas memegang peran kunci dalam memastikan aksesibilitas, perawatan medis, pelatihan, dan mencegah diskriminasi bagi narapidana penyandang disabilitas. Namun, masih terdapat hambatan yang menghambat pemenuhan hak-hak ini, termasuk kekurangan peraturan perundang-undangan yang khusus, ketidakpastian data, kompetensi staf medis yang belum memadai, fasilitas yang kurang mendukung, dan keterlambatan pelaporan data kesehatan. Artikel ini menggarisbawahi perlunya upaya yang lebih besar dalam menetapkan pedoman hukum yang jelas, meningkatkan pemantauan dan pelaporan data, serta meningkatkan fasilitas dan kompetensi staf medis. Kesadaran dan komitmen terus-menerus terhadap pemenuhan hak narapidana penyandang disabilitas merupakan langkah penting menuju sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan adil.







