Analisis Pola Guru Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Pelajaran IPS di UPT SPF SDN Mattoanging 1 Kota Makassar
Abstract
Seorang guru dengan memiliki berbagai pengetahuan tentang bagaimana menjalankan tugasnya untuk mendidik siswa adalah sebuah faktor yang memastikan keberhasilan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pola guru sebagai upaya meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi pelajaran IPS, serta kendala apa saja yang diperoleh guru serta solusi yang diberikan dalam meningkatkan motivasi belajar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif yang menggunakan pendekatan kualitatif. Tektik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi dan menggunakan instrument wawancara serta dokumentasi. Subjek pada penelitian ini dua guru mata pelajaran IPS dan siswa yang mengikuti mata pelajaran IPS di UPT SPF SDN Mattoanging 1. Hasil yang ditemukan pada penelitian ini adalah data observasi pertama pada informan ke-1 guru hanya menerapkan 6 dari 16 indikator atau setara dengan 37,5%. Untuk observasi kedua guru telah menerapkan 13 indikator untuk membantu upaya memotivasi proses belajar siswa yang setara dengan 81,25%. Selanjutnya pada informan ke-2 untuk observasi pertama guru hanya menerapkan 4 indikator dalam usaha meningkatkan motivasi belajar siswa atau jika dipersentasekan hanya 25% saja. Pada observasi kedua guru telah menerapkan 15 indikator dalam upaya peningkatan motivasi siswa dalam belajar atau setara dengan 93,75%. Untuk hasil wawancara Guru IPS di SDN Mattoangin 1 sudah melaksanakan tugasnya dalam memberi motivasi belajar siswa, mengarahkan serta mendidik siswa agar tetap aktif di kelas kemudian fokus disetiap pelajaran yaitu menciptakan suasana belajar seperti persaingan yang positif untuk merangsang kemauan untuk belajar dalam diri siswa, menggunakan sistem hadiah dan punishment, menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi agar siswa tidak jenuh. Guru dalam meningkatan motivasi belajar menunjukkan bahwa siswa merasa senang ketika mengikuti pelajaran yang materinya mudah dipahami, tidak membosankan seperti pernyataan dari siswa yang menyebutkan bahwa “pada proses belajar IPS kita belajar secara serius namun tetap santai, materi IPS menjadi asik dan keterangan yang disampaikan guru IPS mudah dipahami”.







