Analisis Implementasi Pengukuran Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Menggunakan Metode Indeks Desa Zakat Versi 2.0 (Studi Kasus Kota Banjarmasin)

Authors

  • Noor Maisyarah Tazkia Islamic University College
  • Andang Heryahya Tazkia Islamic University College
  • Ratna Musa Tazkia Islamic University College
  • Muhammad Hasbi Zaenal Tazkia Islamic University College

Abstract

Penelitian sebelumnya pada umumnya menggunakan alat ukur yang dikeluarkan Puskas Baznas tahun 2017 yaitu IDZ yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi suatu desa apakah layak dibantu atau tidak oleh zakat. Sama seperti IDZ sebelumnya, IDZ versi 2.0 ini dapat digunakan tidak hanya saat akan memberikan bantuan zakat tetapi juga bisa diberikan untuk menilai perkembangan suatu kelompok saat telah diberikan zakat ataupun untuk menentukan apakah bantuan zakat masih perlu diberikan saat mendekati akhir program. Maka dari itu IDZ versi 2.0 sebagai alat pengukuran kondisi desa untuk menilai program kerjasama antara masyarakat setempat dengan pengelola baznas kota Banjarmasin. Penelitian bertujuan untuk mengetahui implementasi perhitungan tingkat kesejahteraan masyarakat dalam program pendayagunaan dan pendistribusian dana zakat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin Kelurahan Sungai Jingah dengan Indeks Desa Zakat versi 2.0 (IDZ). Mengetahui solusi kesejahteraan masyarakat di Kota Banjarmasin Kelurahan Sungai Jingah. Penelitian ini terdiri dari dua tahap, yaitu menghitung Indeks Desa Zakat versi 2.0 Desa Sungai Jingah, dan menggunakan diagram tulang ikan untuk mengelompokkan masalah prioritas, dan kemudian menentukan strategi solusi berdasarkan hasil wawancara dan Indeks Desa Zakat hasil perhitungan. Hasil penghitungan nilai Indeks Desa Zakat Kelurahan Sungai Jingah, sebesar 0.61. Nilai tersebut menunjukkan baik, sehingga kurang diprioritaskan untuk dibantu. Terdapat 2 dimensi dengan angka rendah yaitu dimensi ekonomi (0.52), dan dimensi sosial & kemanusian (0.50). Sementara itu tiga dimensi lainnya, yaitu dimensi pendidikan (0.75), kesehatan (0.61), dan dakwah & advokasi (0.66) yang dinilai baik dan kurang diprioritaskan untuk dibantu.

Downloads

Published

2023-09-29

How to Cite

Maisyarah, N., Heryahya, A., Musa, R., & Zaenal, M. H. (2023). Analisis Implementasi Pengukuran Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Menggunakan Metode Indeks Desa Zakat Versi 2.0 (Studi Kasus Kota Banjarmasin). Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 9265–9278. Retrieved from http://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4005